gop-crypto.vip

Business-Finance

Terungkap Taktik Baru Teroris Rakit Bom-Lancarkan Serangan Mematikan

Jakarta, CNBC Indonesia - Ancaman yang ditimbulkan teknologi kecerdasan buatan (AI) kian meluas. Bukan cuma memudahkan penyebaran propaganda online yang memicu perpecahan, tool AI juga dimanfaatkan kelompok-kelompok teroris untuk membantu merencanakan serangan, menciptakan senjata, hingga merakit bom.

RMKE Stock Split Saham Rasio 1:5, Catat Jadwalnya

Jakarta, CNBC Indonesia - PT RMK Energy Tbk (RMKE) akan melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5. Hal tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Sjafrie Kumpulkan Pejabat Satgas PKH di Kantor Kemhan, Bahas Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertahanan yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengarah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan pejabat yang termasuk ke dalam Satgas PKH di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026) pagi.

Siap-Siap Layanan Keselamatan Transportasi Terancam, Ini Penyebabnya

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui keterbatasan anggaran pada 2027 berpotensi memengaruhi sejumlah program prioritas. Dari total kebutuhan anggaran Rp10,22 triliun, pemerintah baru memperoleh pagu indikatif Rp4,31 triliun atau sekitar 42% dari kebutuhan.

Kabinet Diisi Orang Titipan? Prabowo: Semua Menteri Saya Putra-Putri Terbaik!

Senin, 13 Juli 2026, 09:45 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas mengenai komposisi Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya. Di tengah berbagai sorotan terhadap jajaran pemerintah, Prabowo memastikan para menteri yang dipilihnya bukan sosok sembarangan, melainkan figur-figur terbaik yang dimiliki Indonesia.

Prabowo Ungkap 30 Tahun Ekonomi RI Dikuasai Paham Neoliberal

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak mempercayai paham neoliberal. Menurutnya, selama tiga dekade terakhir ekonomi Indonesia lebih banyak dipengaruhi paham ekonomi neoliberal.

Dia melihat, arah ekonomi tersebut tidak sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.