gop-crypto.vip

World-News

Pemkot Tegal beri apresiasi Gerakan Gropyokan Sampah

Pemkot Tegal beri apresiasi Gerakan Gropyokan Sampah

Jumat, 17 Juli 2026 16:17 WIB

Image Print

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, saat kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gerakan Gropyokan di Ruang Adipura Kota Tegal, Kamis (16/7) siang, menyerahkan penghargaan kepada sekolah dan kantor dengan penilaian terbaik dalam pelaksanaan Gerakan Gropyokan Nangani lan Mberesi Sampah. (HO-Pemkot Tegal)

Papua Tengah optimalkan pengendalian inflasi berbasis data pangan

Papua Tengah optimalkan pengendalian inflasi berbasis data pangan

Jumat, 17 Juli 2026 15:27 WIB

Image Print

Pj. Sekretaris Daerah Papua Tengah Silwanus Sumule (ANTARA/Ali Nur Ichsan)

Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengoptimalkan pengendalian inflasi melalui pemanfaatan data kebutuhan dan produksi pangan sebagai dasar penyusunan kebijakan intervensi guna menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak lokal.

Sejumlah SPBU Larang Motor Suzuki Thunder Isi BBM

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah SPBU di Jakarta dan Bekasi terpantau memasang pemberitahuan larangan pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan Suzuki Thunder, motor yang dikenal memiliki kapasitas tangki besar.

Pemberitahuan ini terlihat dalam bentuk selebaran pemberitahuan yang ditempel di sekitar dispenser atau spanduk di tembok SPBU. Selain Thunder, pihak SPBU juga melarang motor bertangki modifikasi dan penggunaan jeriken untuk pembelian BBM.

Hisense A10 Jadi HP E-Ink Paling Canggih 2026, Ini Harga dan Fitur Unggulannya

AKURAT.CO Hisense A10 resmi diperkenalkan sebagai smartphone terbaru yang menawarkan konsep berbeda dari ponsel pada umumnya. Produsen elektronik asal China tersebut menghadirkan perangkat dengan layar ganda modular, menggabungkan teknologi E-Ink yang nyaman di mata dengan layar LCD magnetik yang dapat dilepas dan dipasang sesuai kebutuhan pengguna.

Kenapa Mobil Justru Lebih Berisiko Panas Saat Macet? Ini Penjelasannya

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:23 WIB

Jakarta, VIVA - Mobil yang lebih sering digunakan di tengah kemacetan ternyata menghadapi tantangan berbeda dibanding kendaraan yang melaju di jalan bebas hambatan. Dalam kondisi stop and go, sistem pendingin mesin bekerja lebih keras karena radiator tidak mendapat aliran udara yang cukup untuk membantu membuang panas.