gop-crypto.vip

World-News

Krisis hidrometeorologi yang kian nyata di depan mata

Krisis hidrometeorologi yang kian nyata di depan mata

Rabu, 9 September 2026 12:18 WIB

Image Print

Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye

Studi ADBI: Skor RI masih jauh dari ambang keluar 'middle-income trap'

Jadi, saya dapat mengatakan bahwa negara-negara tersebut berada dalam posisi borderline

Jakarta (ANTARA) - CEO Asian Development Bank Institute (ADBI) Bambang Brodjonegoro menyebut Indonesia masih relatif jauh dari ambang untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap), dengan skor probabilitas sebesar 0,44 dibandingkan ambang 0,6 dalam kajian ADBI.

Pasar kripto Indonesia bergerak menuju fase lebih matang

Pasar kripto Indonesia bergerak menuju fase lebih matang

Rabu, 9 September 2026 12:15 WIB

Image Print

CEO Tokocrypto Calvin Kizana dalam panel diskusi bertajuk Go-to-Market Strategy in Asia's Crypto Market di acara Coinfest Asia 2026 pada akhir Agustus. (ANTARA/HO Tokocrypto)

KPK Pastikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Lahan Proyek Whoosh Terus Berjalan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih terus berjalan.

Jurubicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, tim penyelidik masih mendalami perkara tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang dinilai memiliki informasi terkait dugaan tindak pidana.

Tim SAR perluas radius pencarian kapal cepat pembawa jurnalis

Tim SAR perluas radius pencarian kapal cepat pembawa jurnalis

Rabu, 9 September 2026 12:14 WIB

Image Print

Petugas dari SAR melakukan persiapan untuk operasi pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (8/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas Banten

PBB kecam serangan Houthi atas Arab Saudi, serukan penahanan diri

New York (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penahanan diri serta mengecam serangkaian serangan terbaru yang dilakukan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi.

"Kami mengecam serangan lintas batas Houthi terhadap sejumlah lokasi di wilayah selatan Arab Saudi. Serangan-serangan ini berdampak pada warga sipil dan infrastruktur energi. Kami tentu sangat prihatin atas laporan mengenai jatuhnya korban sipil," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric, Selasa (8/9).