gop-crypto.vip

Timnas esports jadwalkan try out akhir matangkan persiapan Asian Games

Timnas esports jadwalkan try out akhir matangkan persiapan Asian Games

Rabu, 9 September 2026 12:16 WIB

Image Print

Arsip Foto - Tim nasional esports Indonesia nomor Identity V beraksi dalam babak kualifikasi Asian Games 2026 di Singapura, Senin (1/6/2026). ANTARA/HO-PB ESI/am.

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional esports Indonesia menyiapkan tryout atau uji tanding ke Shanghai dan Jepang untuk meningkatkan kesiapan sejumlah atlet menjelang penampilan pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia Richard Permana mengatakan pelatihan dengan skala internasional diperlukan bagi beberapa nomor yang dinilai masih membutuhkan tambahan pengalaman dan persiapan sebelum berlaga di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

"Beberapa atlet kita kirim ke Shanghai untuk international training camp sebentar saja. Di Shanghai itu untuk nomor Naraka sama Identity V," ujar Richard kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, agenda di Shanghai diupayakan berlangsung dalam waktu dekat. Namun, pelaksanaannya masih melihat kondisi penerbangan dan kemungkinan adanya penyesuaian di lapangan. Selain Shanghai, tim nasional Pokemon juga memiliki opsi untuk menjalani pelatihan singkat di Jepang.

"Kalau bisa minggu ini. Tapi kan ada kendala pesawatnya. Terus kemungkinan juga ada adaptasi di lapangan," kata Richard.

"Bisa jadi juga timnas Pokemon short training camp ke Jepang."

Jika rencana tersebut berjalan sesuai jadwal, tim Naraka dan Identity V akan kembali ke tanah air untuk bersama-sama ke Jepang, sementara tim Pokemon akan langsung bertolak ke Nagoya untuk mengikuti Asian Games.

Richard menjelaskan rencana training camp luar negeri tersebut merupakan bagian dari evaluasi kesiapan delapan nomor pertandingan yang akan diikuti Indonesia. Setiap nomor memiliki tingkat kesiapan yang berbeda sehingga program latihan juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tim.

Menurut Richard, beberapa nomor yang menjalani persiapan di dalam negeri sudah menunjukkan perkembangan positif. Tim Honor of Kings (HOK), misalnya, dinilai sudah siap, sementara Mobile Legends juga semakin matang.

Untuk Gran Turismo, tim terus melakukan conditioning dan latihan internal melalui kompetisi tertutup. Program tersebut dilakukan setelah regulasi pertandingan semakin jelas, termasuk terkait mobil dan sirkuit yang akan digunakan.

Sementara itu, eFootball juga terus menjalani tryout sebagai bagian dari pematangan tim. Richard menilai kesiapan nomor tersebut berada di atas rata-rata karena para atlet telah menjalani banyak pertandingan uji coba.

"eFootball, kita terus siap-siap. Di atas rata-rata lah harusnya karena banyaknya tryout yang dijalani atlet," ujar Richard.

Adapun PUBG Mobile masih memiliki pekerjaan rumah karena jadwal kompetisi yang padat membuat waktu persiapan tim menjadi lebih terbatas.

"PUBG Mobile, kita masih ada kendala jadwal kompetisi yang begitu hectic, sehingga persiapan kita masih kurang," kata Richard.

Di tengah persiapan yang memasuki fase akhir, Richard memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan tim Chief de Mission (CDM) dan Komite Olimpiade Indonesia (NOC) terkait agenda keberangkatan, termasuk kemungkinan perubahan rencana apabila terdapat kendala perjalanan.

"Kita koordinasi terus sama tim CDM, sama NOC juga. Hopefully worst case scenario tidak terjadi," ujar Richard.

Pewarta: Arindra Meodia
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026