gop-crypto.vip

Business-Finance

Carut-marut Panjang Upaya Praperadilan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Bukan Kesalahan dari Kami

Jum'at, 07 Agustus 2026, 00:40 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Pakar Telematika Roy Suryo buka suara terkait dengan berbagai persoalan yang muncul dalam proses praperadilan terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia mengatakan hal tersebut tidak sepenuhnya berasal dari pihaknya karena akar masalahnya adalah kekosongan aturan yang justru membuat proses hukum menjadi berlarut-larut.

BEI Sambut Baik Inisiatif Danantara Dorong BUMN IPO

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik dorongan BP BUMN dan BPI Danantara untuk membawa perusahaan pelat merah melakukan initial public offering (IPO).

"Kami tentu menyambut baik. Dengan IPO dari BUMN dengan fundamental baik tentu akan dapat memberikan pilihan bagi investor," ungkap Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik kepada CNBC Indonesia, Jakarta, Kamis, (6/8/2026).

ACC Melihat Peluang Meningkatkan Pembiayaan Sektor Produktif Masih Terbuka

ILUSTRASI. Astra Credit Companies (ACC) menilai peluang untuk meningkatkan pembiayaan sektor produktif masih terbuka.(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Sedaya Finance atau yang dikenal sebagai Astra Credit Companies (ACC) menilai peluang untuk meningkatkan pembiayaan sektor produktif masih terbuka.

Biaya Hidup Mahal! Provinsi Ini Lewati Jakarta Soal Garis Kemiskinan

Aisha Mayra,  CNBC Indonesia

06 August 2026 15:25

Jakarta, CNBC Indonesia - Garis kemiskinan nasional pada Maret 2026 mencapai Rp692.906 per kapita per bulan atau Rp3.091.866/rumah tangga/miskin/bulan.

Namun, angka tersebut bukan batas yang berlaku sama di seluruh Indonesia. Di sejumlah provinsi, kebutuhan minimum untuk keluar dari kategori miskin bahkan sudah menembus Rp1 juta per orang setiap bulan.

Gerak Cepat, Satgas Pangan Dalami Dugaan Pengoplosan Beras Fortifikasi

Jakarta, CNBC Indonesia - Tim Satgas Pangan bersama pemerintah dan aparat penegak hukum terus mengintensifkan penyelidikan terhadap dugaan praktik manipulasi beras fortifikasi. Praktik ini berpotensi merugikan masyarakat secara ekonomi sekaligus menghilangkan manfaat gizi yang seharusnya diterima konsumen.