gop-crypto.vip

Wayan Koster Pastikan Stok BBM di Bali Aman hingga 2 Minggu ke Depan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan dengan masuknya stok terbaru maka ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di Provinsi Bali dalam kondisi aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat hingga dua pekan ke depan.

Baca Juga

"Yang pertama ingin di-clear-kan ketersediaan BBM Pertalite dan Pertamax itu ada sampai 2 minggu ke depan," ucap Gubernur Koster usai pertemuan dengan Direktur Utama PT Pertamina di Denpasar, Selasa (13/10/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian tersebut disampaikan menanggapi ramainya antrean kendaraan bermotor milik warga di berbagai SPBU terutama di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung beberapa hari terakhir.

Baca Juga

Pemprov Bali bersama pihak Pertamina kemudian bergerak cepat mengambil langkah penanganan komprehensif guna memulihkan distribusi BBM bagi masyarakat di Pulau Dewata.

Pasokan energi tersebut mulai berdatangan secara bertahap melalui kapal tanker yang bersandar langsung di depo terminal Manggis serta Sanggaran pada hari ini dengan muatan masif.

Baca Juga

Gubernur Koster menjabarkan, pengiriman hari ini mencakup bahan bakar jenis Pertalite sebanyak 19,2 juta liter yang diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan konsumsi harian masyarakat selama enam hingga tujuh hari ke depan.

Selanjutnya terdapat pula pasokan bahan bakar jenis Pertamax sebanyak 3 juta liter yang siap memenuhi kebutuhan masyarakat Bali untuk tiga hari ke depan.

Rangkaian pasokan terjadwal secara berkala juga akan kembali tiba berturut-turut pada tanggal 15, 16, hingga 17 Oktober mendatang dengan muatan Pertalite mencapai 25 juta liter.

Koster menilai tambahan pasokan muatan besar tersebut sangat memadai untuk menjamin ketersediaan stok Pertalite yang mencukupi kebutuhan normal warga hingga 10 hari ke depan.

Ketersediaan bahan bakar jenis Pertamax juga akan mendapat tambahan pasokan signifikan yang dijadwalkan tiba pada tanggal 13 dan 17 Oktober sebanyak 13 juta liter.

Jumlah tambahan muatan Pertamax tersebut dipastikan sanggup mencukupi kebutuhan konsumsi harian masyarakat Bali secara berkelanjutan selama 10 hingga 11 hari ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa artinya, bahwa stok minyak BBM Pertalite dan Pertamax itu tersedia bisa mencukupi kebutuhan melebihi kebutuhan yang normal di Provinsi Bali ini," ujar Koster menegaskan.

Pola kedatangan pasokan BBM yang berkesinambungan sebelum stok terdahulu habis menurutnya menjadi jaminan utama bahwa ketersediaan BBM di Bali berada dalam status sangat aman.

Halaman Selanjutnya

Pemprov Bali menjadikan wilayah perkotaan yang meliputi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung sebagai fokus perhatian utama mengingat tingkat mobilitas serta volume kebutuhan konsumsi energi yang jauh lebih tinggi.