Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Konsistensi Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Daerah
Rabu, 30 September 2026 - 19:20 WIB
VIVA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menekankan pentingnya konsistensi pemerintah daerah (Pemda) dalam memastikan perencanaan pembangunan terlaksana hingga berdampak nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara kunci pada acara Penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah Tahun 2026 di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Baca Juga
Ribka mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Pemda merupakan bentuk apresiasi atas inovasi dan kreativitas dalam pembangunan. Namun, capaian tersebut diharapkan menjadi semangat bagi daerah untuk terus memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara berkelanjutan. Hal ini termasuk memastikan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat. “Bahwa konsistensi terhadap perencanaan itu sangat penting. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini sangat penting,” ujar Ribka.
Baca Juga
Selain itu, ia mendorong Pemda untuk memastikan pengelolaan anggaran diarahkan pada program prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk yang dicanangkan pemerintah pusat. Pembangunan, kata dia, pada akhirnya tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Ribka menyampaikan bahwa Pemda juga perlu memperhatikan berbagai indikator pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan manusia. Hal ini penting agar arah pembangunan tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.
Baca Juga
Ia menilai karakteristik setiap daerah yang berbeda membutuhkan pendekatan pembangunan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Karena itu, Pemda perlu memanfaatkan data dan kondisi kewilayahan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.
Di lain sisi, Ribka menyampaikan apresiasi kepada Pemda penerima PPD 2026. Ia berharap penghargaan tersebut dapat terus dipertahankan sehingga kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan terjaga. Apresiasi juga disampaikan kepada Kementerian PPN/Bappenas dan pihak terkait yang menggelar kegiatan tersebut.
Halaman Selanjutnya
“Ini merupakan suatu penyemangat sekaligus sebagai penghormatan karena tidak semua daerah memiliki itu (mendapatkan penghargaan),” tandas Ribka.