Wali Kota Bandung meminta manajemen Tirtawening segera benahi keuangan - ANTARA News Jawa Barat
Kota Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal, terutama dalam tata kelola dan konsolidasi keuangan perusahaan.
“Sudah memberikan tugas kepada Ketua Dewas PDAM dan Dirut PDAM agar segera melakukan pembenahan dan juga konsolidasi,” ujar Farhan di Bandung, Selasa.
Menurut Farhan, konsolidasi keuangan menjadi salah satu pekerjaan yang harus diprioritaskan manajemen baru karena sistem pengelolaan keuangan perusahaan saat ini dinilai belum terintegrasi.
“Karena manajemen keuangannya agak aneh. Punya satu core business, punya tiga divisi, di mana tidak ada satu konsolidasi manajer keuangan, manajemen keuangan,” katanya.
Ia menyoroti masing-masing divisi bisnis yang memiliki rekening sendiri dan belum terkonsolidasi dengan rekening perusahaan induk.
“Jadi masing-masing divisi bisnis punya rekening sendiri-sendiri yang tidak terkonsolidasi ke dalam rekening perusahaan induk. Kan aneh. Tidak boleh seperti itu,” ujarnya.
Farhan menilai pembenahan tata kelola keuangan penting agar pengelolaan Perumda Tirtawening berjalan lebih profesional sekaligus mendukung pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Bandung.
Ia mengatakan kontrak kinerja Perumda Tirtawening mencakup target dividen hingga 2031 sebesar Rp16 miliar. Namun, target tersebut bukan satu-satunya ukuran kinerja perusahaan karena masih terdapat sasaran lain yang akan dituangkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
“Walaupun kontrak kinerja untuk dividennya hanya Rp16 miliar sampai 2031, tetapi pada praktiknya nanti target-target yang ingin kami angkat lewat rencana kerja dari perusahaan, RKA,” katanya.
Sementara itu, Farhan mengatakan proses pembentukan jajaran manajemen Perumda Tirtawening masih berlangsung. Seleksi direksi lainnya masih dilakukan, sedangkan Dewan Pengawas masih menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Ia memastikan pengukuhan jajaran manajemen akan dilakukan setelah seluruh proses tersebut selesai.
“Menunggu semuanya selesai. Yang penting sekarang RKA mesti bahas selesai dulu. RKA 2027, setelah itu kita harus fokus langsung bekerja,” kata Farhan.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.