Wakil Ketua: JKN beri kemudahan masyarakat akses layanan kesehatan - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh menyatakan kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan kemudahan bagi seluruh komponen masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan yang tersebar di seluruh Tanah Air.
“Hadirnya program JKN, membuat semua masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan mempunyai keberanian untuk langsung ke fasilitas kesehatan tanpa perlu memikirkan biaya,” katanya di sela-sela Sosialisasi Program JKN BPJS Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI di Banda Aceh, Sabtu.
Menurut dia, tindakan cuci darah yang dilakukan saat ini tidak hanya orang yang sudah usia lanjut, tetapi termasuk masyarakat yang berusia muda akibat pola hidup dan pola makan tidak sehat.
“Kita tidak bisa membayangkan sebelum ada JKN bagaimana masyarakat yang membutuhkan pelayanan cuci darah membutuhkan biaya sekali cuci darah mencapai 1,2 juta rupiah. Tindakan tersebut memerlukan biaya sangat besar. Nah agar ini tidak memberatkan terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu adalah menjadi Peserta JKN. Jadi bagi keluarga kurang mampu harus memastikan diri terdaftar dalam program JKN,” jelas Nihayatul.
Karena itu ia mengajak semua masyarakat untuk memastikan diri telah terdaftar dan menjadi peserta JKN aktif sehingga dapat mengakses seluruh layanan kesehatan tanpa ada kendala.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Mahyuddin mengatakan program JKN merupakan Jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan dan perlindungan kesehatan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iuran dibayar oleh pemerintah.
Mahyuddin mengatakan, ada 3 makna utama dalam Program JKN antara lain protection yaitu terlindungi jika sakit, terutama sakit berbiaya mahal, kemudian sharing artinya yang sehat membantu yang sakit dan compliance yang artinya sebagai warga negara patuh terhadap amanat peraturan perundang-undangan.
Ia menjelaskan iuran bagi peserta kelas 3 dengan nominal Rp42.000 yang dibayarkan 3.095 orang dapat membiayai 1 orang yang melakukan operasi jantung dengan biaya yang dihabiskan lebih kurang Rp130 juta.
Menurut dia, lewat program tersebut dapat menghidupkan budaya gotong royong, yang merupakan salah satu prinsip dari JKN. Di mana yang sehat membantu yang sakit, yang muda membantu yang tua, yang mampu membantu yang kurang mampu.
Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.