Wah! Bule Amerika Ini Sebut di Negara Mana Saja Dirinya Keracunan Makanan
Jakarta -
Seorang turis bule Amerika membagikan pengalaman buruknya ketika sempat mengalami keracunan makanan di berbagai negara dunia. Namun, ia mengaku tidak pernah jatuh sakit saat makan di India.
Ketika berpergian ke luar negeri, para turis biasanya juga mencicipi berbagai makanan lokal. Namun, tidak selamanya makanan khas tersebut mendatangkan kepuasan. Banyak juga yang justru mendapat pengalaman buruk usai mencicipi makanan daerah ini.
Salah satu efeknya yaitu keracunan makanan. Mungkin sebagian turis memang punya perut sensitif dan tidak cocok dengan makanan daerah tertentu. Bisa juga karena penyajian makanan daerah yang kurang higienis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang turis asal Amerika bernama Jake Braymiller membagikan pengalaman keracunan makanan di beberapa negara yang sempat ia datangi.
Klip video tersebut dimulai dari Jake yang sedang menikmati makanan India terdiri dari nasi, kari, dan papad, disajikan di atas daun pisang. Ia pun bilang dirinya sedang menikmati makanan India ini menggunakan tangan.
Sembari menikmati makanan tersebut, Jake mengungkap daftar-daftar negara yang pernah memberinya pengalaman buruk. Mulai dari Jerman, Meksiko, Kolombia, Honduras (Amerika Tengah), China, Filipina, Indonesia, dan bahkan negara asalnya, Amerika Serikat. Namun, India tidak masuk dalam daftarnya, lapor news18.com (15/9)
Pria ini sempat mengalami keracunan makanan di Jerman. Foto: Instagram @ JakeBraymiller
Saat membagikan pengalaman ini Jake mengungkap, "Setiap negara di mana saya keracunan makanan, sebagian besar mungkin salah saya."
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi dari netizen. Beberapa netizen membagikan pengalaman serupa ketika menikmati makanan-makanan dari negara lain.
Salah satu netizen berkomentar, "Saya menjadi tidak toleran terhadap laktosa ketika saya pindah ke AS, juga tidak bisa makan gluten lagi. Tumbuh di India dengan hal-hal ini tidak pernah memiliki masalah!"
Ada juga netizen yang bercerita kalau dia sempat keracunan makanan di Thailand. Namun, bukan karena makanan kaki lima, melainkan makanan di minimarket Seven Eleven.
Seorang netizen bertanya-tanya mengapa Jake pernah keracunan makanan di Jerman. Menurut pengalamannya yang sudah puluhan tahun menikmati makanan Jerman, ia tidak pernah sekalipun terkena keracunan makanan.
Di China pun sama, pria ini mengalami keracunan makanan. Foto: Instagram @ JakeBraymiller
"Bagaimana Anda bisa mendapatkan keracunan makanan di Jerman dari bratwurst dalam roti gulung? Maksud saya, jujur, saya seorang wanita Jerman berusia 54 tahun dan saya telah makan ratusan bratwurst di semua jenis festival di Jerman, dan saya tidak pernah keracunan makanan," tanya seseorang.
Di sisi lain ada juga netizen yang mengungkap jika kemungkinan yang salah bukan makanannya, melainkan memang ususnya terlalu sensitif.
"Mungkin masalahnya adalah ususmu dan bukan makanannya," ujar netizen ini.
Masalah keracunan makanan ketika berpergian ke negara lain merupakan hal yang sebenarnya wajar. Sering disebut dengan travel diarhea. Hal ini umumnya terjadi karena perbedaan jenis bakteri lokal yang ada pada makanan dan air di negara tujuan.
Tubuh seseorang terbiasa dengan mikroorganisme yang ada di lingkungan rumah atau makanan-makanan di negara sendiri. Ketika pergi ke tempat baru, sistem kekebalan tubuh belum mengenali bakteri, virus, atau parasit lokal tersebut, sehingga memicu reaksi penolakan berupa masalah pencernaan.
(aqr/adr)