gop-crypto.vip

Wabup Kotim tekankan perlindungan anak tanggung jawab bersama

Wabup Kotim tekankan perlindungan anak tanggung jawab bersama

Jumat, 24 Juli 2026 19:29 WIB

Image Print

Wakil Bupati Kotim Irawati saat berkunjung ke salah satu sekolah beberapa waktu lalu. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Irawati menegaskan perlindungan anak bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dalam rangka mewujudkan generasi penerus yang berkualitas.

“Sebagai Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, saya mengajak seluruh orang tua, keluarga, pendidik, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan penuh kasih sayang bagi anak-anak kita,” kata Irawati di Sampit, Jumat.

Hal ini ia sampaikan sehubungan dengan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli. Menurutnya, momentum ini harus dimaknai sebagai pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta memperoleh perlindungan dari berbagai ancaman yang dapat menghambat masa depan mereka.

Ia mengatakan keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan membentuk karakter anak sebelum mereka mengenal dunia pendidikan maupun lingkungan sosial yang lebih luas.

Oleh sebab itu, peran orang tua, guru, serta masyarakat dinilai sangat penting dalam memberikan teladan, perhatian dan pendampingan agar anak dapat tumbuh dengan rasa aman serta memiliki karakter yang kuat.

Selain menciptakan lingkungan yang kondusif, Irawati juga mengingatkan pentingnya menjamin terpenuhinya hak-hak anak, mulai dari hak memperoleh pendidikan, kasih sayang, perlindungan, hingga kesempatan untuk menyampaikan pendapat mereka.

“Mari kita dengarkan suara mereka, penuhi hak-haknya, berikan pendidikan yang terbaik, serta lindungi mereka dari segala bentuk kekerasan, perundungan, eksploitasi dan penyalahgunaan narkoba. Karena anak yang bahagia hari ini adalah fondasi Indonesia yang lebih maju di masa depan,” ucapnya.

Ia menilai berbagai ancaman terhadap anak, seperti kekerasan, perundungan, eksploitasi, hingga penyalahgunaan narkoba, memerlukan perhatian serius dan langkah pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama melalui kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah daerah terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah anak melalui sinergi dengan keluarga, satuan pendidikan, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar setiap anak memperoleh kesempatan berkembang secara optimal.

Irawati berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Bumi Habaring Hurung tersebut.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan tema Hari Anak Nasional sebagai semangat bersama dalam membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan.

“Selamat Hari Anak Nasional 2026. Sayang anak, lindungi dan bangun masa depan. Anak bahagia, bangsa berjaya,” demikian Irawati.

Baca juga: Fraksi Golkar Kotim rekomendasikan lima langkah implementasi perda permukiman kumuh

Baca juga: Pemkab Kotim komitmen perkuat daya saing pasar rakyat

Baca juga: Pemkab Kotim salurkan 30.000 liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.