Viral, Runner Up Raka Jawa Timur Diduga Paksa Perempuan Lakukan Aborsi
Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB
VIVA –Pengguna media sosial tengah dihebohkan dengan sosok Runner-up Raka Raki Jawa Timur berinsial TFR. TFR diduga meminta seorang perempuan untuk melakukan aborsi kandungan ke Singapura.
Baca Juga
Dalam unggahan akun X@selinaby2, kasus ini bermula saat seorang perempuan yang ingin memberikan dukungan kepada TFR dalam ajang Raka Raki Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Semua ini bermula saat aku melihat katingku (kakak tingkat) sebut saja mas S mempromosikan dukungan pada T saat ia menjadi finalis raka-raki Jatim karena waktu itu aku berpikir nggak ada salahnya mendukung teman satu fakultas (walaupun nggak kenal) akhirnya setelah mendukunh aku juga memfollow instagramnya (sebagai bentuk dukungan juga sebenarnya ga ada maksud lain)," demikian keterangan yang diberikan aku tersebut yang diduga korban.
Baca Juga
Setelah perempuan itu memfollow, TFR sempat merespon dengan memfollow balik korban. TRF juga disebut sempat men-like unggahan lama korban di Instagramnya.
"Respon sangat cepat dia mem-follow back aku dan menstalking igku, kenapa aku tau? karena dia ngelike lebih dari 2 postingan lamaku. Pada waktu itu aku sempat bikin story dan T ini tiba-tiba ngereply storyku dengan basa-basinya. Ini awal mula T mendekatiku," tulis akun itu.
Baca Juga
Setelah itu, keduanya juga sempat berkirim pesan. Hingga suatu malam, TFR mengirim pesan kepada korban dan menanyakan apakah korban sudah makan malam. TFR kemudian mengajak korban makan malam bersama.
"Dia ngechat lagi nanya sudah makan atau belum karna memang belum dan aku juga ngerasa laper kujawablah belum. Di saat itu dia ngajak aku keluar karna katanya posisi dia di barat dan mau pulang ke rumahnya di Tambaksari. Dia pulang mau lewat Kertajaya, dia tau aku kost di daerah itu," kata dia.
Ajakan makan malam tersebut kemudian diiyakan korban. Saat itu, korban mengaku tidak merasa ada hal yang aneh.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Waktu itu aku ga ada pikiran apa-apa soal dia, aku mikir hanya seorang kenalan yang mau ngajak makan biasa, itung-itung nambah relasi pikirku," tulis dia.
Keduanya kemudian makan malam bersama di salah satu tempat makan di daerah Tunjungan. Mereka juga sempat mengobrol cukup lama. Korban menilai TRF merupakan sosok yang enak diajak berbicara.
Halaman Selanjutnya
Setelah cukup lama mengobrol, TRF kemudian bertanya mengenai agenda korban setelah itu.