gop-crypto.vip

Viking Kecam Penyerangan Bus Persib di Batang: Itu Kejahatan, Bukan Rivalitas!

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

VIVA – Kelompok suporter Viking Persib Club (VPC) mengeluarkan pernyataan sikap resmi menyikapi insiden penyerangan terhadap bus rombongan pemain Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 di Rest Area Tol Batang KM 360, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) malam.

Baca Juga

VPC menilai aksi penyerangan yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB oleh sekelompok oknum suporter tersebut merupakan tindakan kriminal murni yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan etika suporter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tindakan tersebut adalah kejahatan, bukan rivalitas. Kita bersepakat bahwa rivalitas berhenti di garis lapangan. Penyerangan kepada bus pemain muda itu adalah pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan etika suporter," tegas VPC dalam rilis resminya, Senin (12/10).

Baca Juga

VPC menekankan bahwa para pemain muda merupakan aset masa depan sepak bola nasional yang wajib dilindungi oleh semua pihak tanpa memandang asal klub. Menurut VPC, tindakan kekerasan terhadap pesepak bola muda sama saja dengan merusak masa depan perkembangan sepak bola Indonesia.

Atas kejadian tersebut, VPC mendesak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan aparat kepolisian untuk memberikan perhatian serius serta mengusut tuntas para pelaku penyerangan.

Baca Juga

"Kami menuntut agar insiden ini bisa menjadi perhatian federasi, dan mendukung penuh aparat kepolisian mengusut tuntas, mengidentifikasi pelaku, dan menghukum seberat-beratnya. Tidak ada toleransi untuk kekerasan terhadap anak," tulis pernyataan tersebut.

Di akhir penyataannya, VPC mengajak seluruh elemen suporter di Bandung maupun seluruh Indonesia untuk bersatu mengawal dan menciptakan ekosistem sepak bola yang aman serta kondusif bagi tumbuh kembang atlet muda.

Suporter Persija Jakarta, Jakmania.

Jakmania Kecam Penyerangan Bus Persib di Batang, Desak Polisi Usut Tuntas

PP the Jakmania kecam penyerangan bus Persib U-18 di Rest Area Batang (11/10). Pengurus desak polisi usut tuntas dan ingatkan rivalitas tak abaikan kemanusiaan.

VIVA.co.id

12 Oktober 2026