Van Ness Wu Bikin Heboh di Konser F4, Ternyata Pakai Karya 2 Desainer Indonesia
Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:20 WIB
VIVA – Penampilan Van Ness Wu dalam konser perdana Forever 2.0 di Hangzhou tak hanya menyuguhkan aksi panggung penuh energi. Sejumlah busana yang dikenakannya juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter visual sang performer selama pertunjukan.
Baca Juga
Di balik beberapa look tersebut, ternyata terdapat sentuhan dua desainer asal Indonesia, Harry Halim dan Wanda Ponika. Karya keduanya hadir melalui pendekatan yang berbeda, tetapi sama-sama berpadu dengan gaya personal Van Ness Wu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu tampilan yang mencuri perhatian adalah ketika Van Ness mengenakan setelan velvet berwarna ungu rancangan Harry Halim.
Baca Juga
Busana tersebut menampilkan siluet structured, terutama pada bagian pundak. Konstruksi yang tegas memberikan karakter kuat pada penampilan Van Ness, namun tetap memungkinkan dirinya bergerak leluasa mengikuti koreografi di atas panggung.
Permainan detail juga terlihat pada bagian belakang setelan. Hiasan payet membentuk elemen grafis yang menyerupai identitas Van Ness Wu, sehingga busana tersebut tidak sekadar menjadi pakaian panggung, tetapi memiliki sentuhan personal.
Baca Juga
Material velvet semakin memperkuat efek visual busana ketika terkena sorotan lampu. Tekstur kain yang memantulkan cahaya turut membuat gerakan Van Ness terlihat lebih dinamis selama pertunjukan.
Namun, salah satu penampilan yang justru mencuri perhatian hadir ketika konser memasuki bagian terakhir.
Saat member F4 lainnya tampil dengan gaya masing-masing, Van Ness terlihat mengenakan kombinasi yang sangat sederhana berupa kemeja putih dan celana hitam. Tidak ada dekorasi berlebihan pada pakaiannya.
Kesederhanaan tersebut justru membuat aksesori yang dikenakannya menjadi pusat perhatian.
Van Ness tampil dengan sejumlah fine jewelry karya jewelry designer Indonesia, Wanda Ponika, founder Wanda House of Jewels. Beberapa perhiasan terlihat dikenakan secara berlapis, mulai dari kalung di area leher hingga anting, cincin, bangles, dan bracelet di kedua tangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski jumlahnya cukup banyak, keseluruhan tampilan tidak terlihat berlebihan. Perhiasan tersebut justru menyatu dengan gaya Van Ness yang dikenal berani dan percaya diri.
Kemeja putih yang polos menjadi semacam canvas bagi deretan perhiasan tersebut. Kilauan berlian pada bagian leher, telinga, jari, hingga pergelangan tangan pun menjadi semakin menonjol ketika berada di bawah pencahayaan konser.
Halaman Selanjutnya
Wanda House of Jewels sendiri dikenal menggunakan berlian D color dalam sejumlah karyanya. Dalam klasifikasi warna berlian, D color berada pada kategori tertinggi, sehingga karakter batu tetap terlihat kuat ketika digunakan dalam tampilan berlapis.