Unpatti terima 5.846 mahasiswa baru, tingkatkan kualitas SDM Maluku - ANTARA News Ambon, Maluku
Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) menerima 5.846 mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2026/2027 dan menargetkan seluruh mahasiswa tersebut dapat menyelesaikan pendidikan dalam waktu empat tahun demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku.
Rektor Unpatti Prof Fredy Leiwakabessy dalam keterangan yang diterima di Ambon, Jumat (28/8), mengatakan target penyelesaian studi tepat waktu harus menjadi komitmen bersama seluruh pimpinan fakultas agar mahasiswa memperoleh layanan pendidikan secara optimal.
"Karena itu saya menegaskan kepada seluruh pimpinan fakultas bahwa anak-anak ini harus selesai empat tahun ke depan," kata dia.
Menurut dia, penerimaan 5.846 mahasiswa baru bukan sekadar bertambahnya jumlah peserta didik, tetapi menjadi tanggung jawab Unpatti untuk memastikan mereka memperoleh pendidikan berkualitas dan mampu mengembangkan potensi selama menjalani masa studi.
Ia mengatakan mahasiswa baru harus memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan sungguh-sungguh karena keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan, kerja keras, serta dukungan orang tua.
"Ini adalah hak Anda untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Karena itu, tuntutlah hak Anda pada ruang-ruang belajar yang inklusif, ruang-ruang belajar yang kolaboratif, kreatif, dan menyenangkan," ujarnya.
Dirinya menegaskan Unpatti akan terus membangun lingkungan akademik yang inklusif dan memberikan kesempatan belajar secara setara tanpa diskriminasi.
Selain pembelajaran, universitas juga berkewajiban memastikan keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan kesejahteraan sivitas akademika sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang mendukung keberhasilan mahasiswa.
Menurut dia, tantangan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan dunia kerja mengharuskan proses pembelajaran di perguruan tinggi terus beradaptasi.
Karena itu, Unpatti mendorong pembelajaran yang fleksibel dengan pendekatan kreatif dan inovatif untuk membentuk mahasiswa yang mampu berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Ia juga meminta mahasiswa tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi mengembangkan talenta, kreativitas, dan kemampuan kepemimpinan yang dapat menjadi modal untuk berkontribusi bagi masyarakat.
"Semoga karya-karya besar akan bertumbuh melalui talenta-talenta unggul yang kita siapkan untuk menjadi pemimpin bangsa," katanya.
Leiwakabessy mengatakan mahasiswa akan memperoleh pembinaan dari tenaga pengajar dengan berbagai latar belakang akademik, termasuk dosen bergelar magister, doktor, dan profesor.
Ruang pembelajaran di kelas, laboratorium, maupun lingkungan akademik lainnya, kata dia, harus dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat lebih luas.
Ia berharap 5.846 mahasiswa baru tersebut dapat menyelesaikan pendidikan pada 2030 dan menjadi lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Maluku dan Indonesia.
"Karena itu, masa studi harus dimanfaatkan untuk mengembangkan talenta sekaligus mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan bangsa," ujarnya.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.