gop-crypto.vip

Unik, 1.800 Warga Jepang Gotong Royong Tarik Kastel 360 Ton

Liputan6.com, Tokyo - Seruan so-re, so-re menggema di utara Jepang ketika sekitar 1.800 orang bergotong royong menarik sebuah bangunan kastel seberat 360 ton. Dalam dua hari, mereka berhasil menggeser bangunan bersejarah itu lebih dari dua meter menuju lokasi semula.

Dikutip The Guardian, Kamis (27/8/2026), bangunan tersebut adalah menara utama Kastel Hirosaki di Prefektur Aomori. Menara yang berfungsi sebagai bagian pertahanan kastel itu harus dipindahkan untuk memungkinkan perbaikan dinding yang rusak akibat gempa bumi besar.

Dengan tali sepanjang 30 meter, kelompok-kelompok yang masing-masing terdiri dari 80 orang bergantian menarik bangunan tersebut. Menara yang telah ditempatkan di atas rel itu bergeser 1,13 meter pada Sabtu, kemudian 1,09 meter lagi pada Minggu.

Antusiasme masyarakat untuk ikut serta ternyata sangat besar. Kensuke Hayasaka, kepala divisi taman dan ruang hijau Kota Hirosaki, mengatakan sekitar 8.000 orang mendaftar untuk memperebutkan 1.800 tempat selama dua hari kegiatan.

Jumlah pendaftar tersebut sekitar empat kali lebih banyak dibandingkan slot yang tersedia. Para peminat tidak hanya berasal dari Hirosaki, tetapi juga berbagai wilayah Jepang hingga luar negeri, termasuk cukup banyak peserta dari Asia Tenggara, Eropa, serta Amerika Utara.

Pemindahan menara dilakukan menggunakan teknik tradisional Jepang yang dikenal sebagai hikiya. Dalam metode ini, bangunan ditempatkan di atas rol atau alat pemindah lalu digeser tanpa harus dibongkar.

Hayasaka mengatakan metode tersebut dipilih karena menara kastel merupakan properti budaya penting yang ditetapkan secara nasional.

“Karena menara tersebut merupakan properti budaya penting yang ditetapkan secara nasional, kami tidak membongkarnya,” ujar Hayasaka. “Kami menggunakan hikiya, metode pemindahan bangunan yang telah ada di Jepang sejak zaman kuno.”

Pada 2015, pemerintah kota sebelumnya mengundang masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam pemindahan menara. Kegiatan tersebut menjadi pemindahan hikiya pertama yang digerakkan oleh warga sekaligus pertama kalinya dalam satu abad metode tersebut digunakan untuk memindahkan sebuah kastel.

Upaya pelestarian Kastel Hirosaki terus berlangsung sejak saat itu. Perbaikan dinding selesai pada Desember 2024, dengan seluruh 2.185 batu disusun kembali ke posisi semula.

Setelah pekerjaan tersebut rampung, pemerintah kembali meminta bantuan masyarakat tahun ini untuk menarik menara utama kembali ke lokasi aslinya.

Salah satu peserta adalah Motoharu Nakata, 61 tahun, yang datang jauh-jauh dari Hiroshima. Ia ternyata pernah ikut menarik menara tersebut 11 tahun lalu.

“Saya juga menariknya 11 tahun lalu. Sangat mengharukan bisa berpartisipasi lagi. Benar-benar tidak ada kesempatan lain untuk menarik sebuah kastel. ini luar biasa,” kata Nakata kepada Sankei Shimbun.