gop-crypto.vip

Tuan Guru Madyan ingatkan "baapik" - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Tuan Guru Haji Madyan Noor Mar'ie dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan kaum Muslim khususnya agar "baapik" (bahasa daerah Banjar, maksudnya berhati-hati). 

"Baapik itu, baik dalam hal  perkataan maupun perbuatan atau tingkah laku," ujar tuan guru asal Amuntai (185 km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel dalam tausyiahnya di hadapan jamaah Masjid Assa'adah tersebut, Rabu malam. 

Sebelumnya tuan guru yang lama menimba ilmu agama di Mekkah - Madinah, Arab Saudi mengemukakan tiga buah Hadits Rasulullah Muhammad SAW yaitu dari Abdul Abbas dan Abu Hurairah. 

Pertanyaan Rasulullah SAW dijawab; bahwa laki-laki yang baru berlalu itu, seorang terpandang. Apa yang dia mau sulit orang menolak. 

Tak lama berselang, lewat seorang laki-laki, dan Rasulullah pun bertanya lagi dengan yang disampingnya dijawab lagi bahwa orang tersebut lemah tak punya apa-apa, dan kalau meminta sulit atau tidak mungkin orang memberi. 

"Kemudian Hadits riwayat Abu Hurairah menceritakan seorang perempuan berkulit hitam legam tukang bersih-bersih masjid. Sewaktu-waktu, Rasulullah bertanya; mana perempuan yang sering bersih-bersih masjid. Dijawab meninggal dunia," kutip Tuan Guru Madyan. 

Rasulullah pun minta tunjukkan kuburan perempuan itu. Sesampai di kuburan, Rasulullah menshalatkan. Sahabat heran dan bertanya kepada Rasulullah; apa gerangan perempuan tersebut. Rasulullah SAW menjawab; bahwa perempuan berkulit hitam itu ahli surga. 

Mantan Ketua Persatuan Qari dan Qari'ah DKI Jakarta itu berkesimpulan, bahwa dari ketiga Hadits Rasulullah SAW tersebut antara lain jangan meremehkan orang lain. 

"Siapa tahu orang yang kita remehkan punya kelebihan lain. Yang jelas orang yang diremehkan/dicela kalau dia berdo'a terhadap orang yang meremehkan itu, kabul," demikian Tuan Guru Madyan Noor Mar'ie. 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.