gop-crypto.vip

TP PKK Bali minta kader jadi edukator transformasi posyandu di enam bidang SPM - ANTARA News Bali

Denpasar (ANTARA) - Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali Putri Suastini Koster meminta seluruh kader posyandu untuk menjadi edukator bagi masyarakat dalam mendukung perluasan fungsi posyandu yang kini telah bertransformasi mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Kader Posyandu tidak hanya perlu memahami pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga harus mampu menjadi edukator, motivator, sekaligus fasilitator bagi masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan,” kata Putri Koster saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Posyandu Angkatan XI Tahun 2026 di Denpasar, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa posyandu saat ini tidak lagi sebatas tempat penimbangan bayi dan balita, melainkan telah berkembang menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat dari tingkat keluarga hingga desa.

Dalam transformasi posyandu, ada enam bidang SPM yang diemban mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga sektor sosial.

Perubahan peran yang mendasar tersebut, kata dia, menuntut peningkatan kapasitas dan kompetensi para kader. Mereka diharapkan memberi edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, menjaga kelestarian lingkungan, mendorong pendidikan anak, memperkuat kepedulian sosial, serta mengajak masyarakat aktif mendukung program pemerintah.

Putri Koster menjelaskan, melalui pendekatan humanis dan semangat gotong royong, kader bertindak sebagai penggerak perubahan perilaku dan pembangun kesadaran gizi keluarga.

Menurutnya pembangunan daerah yang berkualitas selalu berawal dari keluarga yang sehat dan lingkungan yang tertata, sehingga posisi kader posyandu sangat strategis karena berinteraksi langsung dengan warga.

TP PKK Bali berharap Bimtek ini dimanfaatkan peserta untuk memperkaya wawasan, berbagi pengalaman, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan lainnya terkait transformasi posyandu.

“Dengan kader yang memiliki kapasitas dan semangat pengabdian, TP PKK Bali berharap posyandu dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan pembangunan Bali yang sehat, maju, harmonis, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Panitia Bimtek Posyandu Komang Sriani menambahkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 26–28 Agustus 2026 ini diikuti oleh 111 kader posyandu asal Kabupaten Jembrana.

Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi kader dalam memberikan pendampingan sesuai bidang layanan, sekaligus mengoptimalkan peran posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

“Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan semakin siap menjalankan peran strategis posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat sekaligus penggerak pembangunan mulai dari tingkat keluarga hingga desa,” tuturnya.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.