gop-crypto.vip

TNI dan US Army latihan terbang malam untuk asah kemampuan pilot - ANTARA News Jawa Timur

Jakarta (ANTARA) - TNI dan US Army menggelar latihan terbang malam bagi para pilot helikopter untuk mengasah kemampuan tempur dan manuver di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (2/9).

Dalam siaran pers resmi Pusat Penerangan Mabes TNI yang disiarkan Jumat, dijelaskan bahwa latihan ini digelar dalam rangka kegiatan tahunan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026.

Dalam latihan ini, penerbang TNI dan US Army menggunakan helikopter yang sama yakni AH-64 Apache untuk menjalani ragam simulasi tempur selama latihan.

"Penerbangan dan manuver taktis hingga penembakan sasaran dalam skenario operasi, termasuk kemampuan mengoperasikan Helikopter Apache AH-64 pada malam hari," seperti dikutip siaran pers resmi tersebut.

Seluruh rangkaian latihan pun dipastikan berjalan dengan aman dan lancar. Pihak TNI juga memastikan seluruh personel mengikuti standar keamanan yang telah ditetapkan selama latihan demi menjaga keselamatan prajurit dan helikopter.

Dengan adanya latihan ini, diharapkan masing-masing penerbang bisa saling mengasah kemampuan dan bertukar fikiran tentang teknik terbang yang baik dan efektif.

Untuk diketahui, Ajang SGS tahun 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan Super Garuda Shield merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Ke-21 negara tersebut yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Agus mengatakan latihan itu dilaksanakan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan serta Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026.

Pewarta: Walda Marison
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.