gop-crypto.vip

TNI AL Ungkap 4.364 Liquid Vape Terindikasi Kokain Senilai Rp34,9 Miliar |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG, – Komandan Komando Daerah Armada (Kodaeral) III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia mengungkapkan bahwa sebanyak 4.364 cartridge liquid vape yang berhasil diamankan terindikasi mengandung narkotika jenis kokain. Temuan ini terungkap setelah dilakukan pengecekan barang bukti bersama instansi terkait di Bandarlampung, Senin.

"Setelah kami lakukan pengecekan barang bukti bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta BNNP Lampung menggunakan alat narco test, menunjukkan adanya indikasi kandungan kokain di dalam liquid vape tersebut," kata Laksamana Muda Uki Prasetia.

Menurutnya, apabila indikasi tersebut terkonfirmasi mengandung kokain, nilai estimasi pasar barang haram itu sangat fantastis. Dengan perkiraan harga sekitar Rp8 juta per bungkus, total nilai barang bukti 4.364 cartridge tersebut diperkirakan mencapai Rp34,91 miliar.

Modus Kamuflase Barang Makanan

Pihak Kodaeral III menegaskan akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap modus pengiriman serta pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan ini. Selama ini, pengungkapan peredaran narkotika kerap berkaitan dengan jalur laut.

"Penggunaan bus dengan kamuflase barang makanan menjadi modus yang perlu didalami," ujar Laksamana Muda Uki Prasetia.

Sementara itu, Kabid Berantas BNNP Lampung Kombes Pol Edi Mul Supriyanto mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga terkait untuk mengantisipasi peredaran vape yang diduga mengandung etomidate. Zat tersebut menjadi perhatian karena berpotensi disalahgunakan dan dikemas sedemikian rupa sehingga sulit dikenali masyarakat.

Ancaman Narkotika Jenis Baru dalam Vape

"BNNP Lampung juga menyoroti ancaman peredaran narkotika jenis baru yang diduga dicampurkan ke dalam cairan rokok elektrik atau vape," kata Kombes Pol Edi Mul Supriyanto.

Ia mengungkapkan bahwa BNN telah melakukan pengujian terhadap sekitar 300 sampel pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 hingga 15 sampel dilaporkan mengandung etomidate atau memiliki kandungan heroin.

Penyalahgunaan etomidate melalui vape dinilai menjadi tantangan baru bagi aparat penegak hukum. Pasalnya, cairan vape dapat memiliki beragam aroma dan rasa yang berpotensi membuat masyarakat tidak menyadari bahwa produk yang digunakan mengandung zat berbahaya.

"Berbeda dengan narkotika yang memiliki bau khas, cairan vape dengan aroma buah atau perasa lainnya dapat menyamarkan keberadaan zat terlarang. Karena itu, pengawasan terhadap peredaran vape yang diduga mengandung narkotika dinilai penting sebagai langkah pencegahan," tegasnya.

BNNP Lampung mengingatkan bahwa perkembangan modus peredaran narkotika membutuhkan kewaspadaan bersama. Penguatan pengawasan oleh aparat dan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus menekan peredarannya melalui berbagai jalur transportasi maupun produk yang beredar di masyarakat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara