Tiga kontrakan di Cipayung Jakarta Timur terbakar diduga akibat kebocoran gas - ANTARA News Megapolitan
Jakarta (ANTARA) - Kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah kontrakan di Jalan Nangka, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim) pada Selasa pagi, diduga akibat kebocoran tabung atau instalasi gas di salah satu kontrakan.
"Penyebab kebakaran diduga adanya kebocoran gas di kontrakan itu," kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Suhudi di Jakarta, Selasa.
Pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.51 WIB. Lalu, petugas langsung mengerahkan armada dari sejumlah pos pemadam kebakaran terdekat.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman dan melokalisir titik api agar tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Objek yang terbakar merupakan tiga unit rumah kontrakan dengan total luas bangunan sekitar 105 meter persegi. Ketiga kontrakan tersebut diketahui merupakan milik seorang warga bernama Cristina.
Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 05.10 WIB, sementara proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 06.15 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Dalam penanganan ini kami mengalami kendala akses. Jalan dan gang menuju lokasi cukup sempit, sehingga mobil pemadam tidak bisa langsung mendekati titik kebakaran. Petugas harus menarik rangkaian selang dari posisi armada menuju lokasi untuk melakukan pemadaman, membuat rangkaian panjang," jelas Suhudi.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak lima kepala keluarga (KK) terdampak dan harus mengungsi sementara sambil menunggu kondisi lokasi dinyatakan aman.
Hingga saat ini, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih menghitung dan melakukan pendataan terkait total kerugian akibat kebakaran tersebut.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.