Terungkap, BYD Atto 1 Terbaru Punya Bodi Lebih Bongsor dan Tenaga Besar
Bagikan:
JAKARTA - BYD Seagull atau yang dikenal sebagai Atto 1 di Indonesia, kini sudah ada generasi terbarunya yang muncul dalam dokumen deklarasi kendaraan terbaru yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China. Kehadiran model ini mengungkap pembaruan secara menyeluruh.
Melansir dari Carnewschina, Selasa, 14 Juli, salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada ukuran bodinya. BYD Seagull kini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.650 mm.
Wheelbase tersebut bertambah 150 mm dibandingkan model sebelumnya, sementara panjang keseluruhan meningkat 425 mm. Dengan dimensi baru ini, Seagull kini semakin mendekati ukuran BYD Dolphin.
Peningkatan dimensi turut diimbangi dengan penyempurnaan sektor performa. Hatchback listrik ini dibekali motor sinkron magnet permanen berkode TZ164XYB yang diproduksi Zhengzhou BYD Auto Co., Ltd. Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 95 kW atau sekitar 127 dk, meningkat signifikan dari motor 55 kW (75 dk) yang digunakan pada varian dasar sebelumnya.
Berdasarkan data sertifikasi, kendaraan ini memiliki kecepatan maksimum hingga 150 km/jam. Untuk sumber energinya, BYD tetap mengandalkan baterai lithium besi fosfat (LFP) yang dipasok Shaoxing FinDreams Battery Co., Ltd.
Perusahaan tersebut juga bertanggung jawab atas proses perakitan paket baterai secara keseluruhan. Penggunaan baterai ini menjadi kelanjutan dari pengembangan yang telah diterapkan pada BYD Seagull model 2026.
Seiring bertambahnya dimensi, bobot kendaraan juga mengalami peningkatan. Dokumen pemerintah mencatat varian standar memiliki berat kosong 1.180 kg dengan berat total maksimum 1.555 kg. Sementara itu, varian spesifikasi lebih tinggi memiliki berat kosong 1.255 kg dan berat kendaraan maksimum mencapai 1.630 kg.
BACA JUGA:

BYD juga menyediakan beragam opsi personalisasi eksterior, mulai dari desain pelek aerodinamis, ornamen fender, lis side skirt, hingga emblem yang disesuaikan dengan pasar masing-masing. Seluruh varian yang tercantum dalam dokumen menggunakan konfigurasi kabin lima penumpang dengan ban berukuran 205/60 R16.
Di pasar global, hatchback listrik ini dipasarkan dengan sejumlah nama berbeda sesuai wilayah penjualannya. Selain dikenal sebagai BYD Seagull, model tersebut juga dipasarkan sebagai BYD Atto 1, BYD Dolphin Surf, serta BYD Dolphin Mini di beberapa negara.
Pembaruan lain juga menyentuh sektor teknologi berkendara cerdas. BYD menambahkan opsi kamera yang terintegrasi pada lampu rem bagian atas sebagai bagian dari pengembangan sistem bantuan pengemudi. Langkah ini mengikuti kemunculan prototipe hatchback yang telah dibekali sensor lidar saat menjalani pengujian jalan.
Pembaruan tersebut dinilai penting mengingat persaingan di segmen mobil listrik perkotaan di China semakin ketat. Berdasarkan data China EV DataTracker, Geely EX2 (Xingyuan) membukukan penjualan domestik sebanyak 33.359 unit pada Juni 2026.
Sebagai perbandingan, BYD Seagull mencatat penjualan ritel sebanyak 9.825 unit pada periode yang sama, sehingga pembaruan menyeluruh ini menjadi bagian dari strategi BYD untuk meningkatkan daya saing produknya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+