gop-crypto.vip

Terkait prajurit AL di Thailand, TNI siap evaluasi jika terbukti salah

Pada prinsipnya, setiap penugasan personel TNI memiliki dasar dan mekanisme serta ketentuan yang berlaku. Apabila ada hal yang di luar itu tentu akan dievaluasi

Jakarta (ANTARA) - Mabes TNI memastikan siap melakukan evaluasi jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan dalam peristiwa hadirnya prajurit TNI AL dalam acara yang diduga ajang kecantikan transgender di Thailand.

"Pada prinsipnya, setiap penugasan personel TNI memiliki dasar dan mekanisme serta ketentuan yang berlaku. Apabila ada hal yang di luar itu tentu akan dievaluasi," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Pernyataan itu dikeluarkan Nas saat ANTARA menanyakan tindakan TNI soal video yang viral di media sosial yang menunjukkan seorang prajurit TNI AL terlihat hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: TNI AL pererat hubungan dengan negara sahabat lewat ajang menembak

Nas melanjutkan, saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran terkait identitas prajurit TNI AL tersebut dan status penugasannya.

Dia pun enggan menjelaskan secara rinci terkait progres penelusuran TNI terkait kasus tersebut.

Sebelumnya beredar video di media sosial sesosok pria menggunakan pakaian berwarna biru diduga seragam TNI AL hadir di sebuah acara.

Dalam keterangan video yang diunggah di beberapa akun Instagram, dijelaskan bahwa acara tersebut merupakan kontes kecantikan transgender yang digelar di Thailand.

Baca juga: TNI AL dan AL Korsel latihan bersama asah kemampuan operasi bawah air

Di dalam video tersebut, terlihat pria berseragam TNI AL dengan tali kur di pundak kanan itu sedang menuntun seorang pria untuk naik ke atas panggung.

Pria yang dituntun saat melangkah di tangga itu terlihat mengenakan jas berwarna hitam dan kain di bagian bawahnya.

Masih dalam keterangan akun sosial media yang mengunggah video tersebut, pria berjas hitam itu merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Arya Wedakarna.

Baca juga: TNI AL kejar tekong bawa 16 orang secara ilegal dari Malaysia

Pewarta: Walda Marison
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.