Teknologi Digital Bikin Bayar Patungan Lebih Mudah, Cukup Foto Struk
Rabu, 30 September 2026 - 19:06 WIB
Jakarta, VIVA – Patungan saat makan, ngopi, atau berkegiatan bersama teman sering kali membutuhkan proses penghitungan yang cukup merepotkan. Total pembayaran harus dihitung, pesanan masing-masing dipisahkan, kemudian nominalnya dibagikan dan ditagihkan kepada setiap orang.
Baca Juga
Perkembangan transaksi digital kini membuat proses tersebut mulai berubah. Sejumlah layanan pembayaran menghadirkan fitur split bill yang memungkinkan pengguna membagi tagihan langsung melalui aplikasi tanpa harus menghitungnya secara terpisah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satunya hadir melalui fitur Split Bill pada aplikasi ShopeePay. Fitur tersebut memungkinkan pengguna membuat pembagian tagihan dengan memindai atau mengunggah foto struk, kemudian menentukan bagian yang harus dibayar oleh masing-masing orang.
Baca Juga
Setelah foto struk dimasukkan, sistem akan membaca sejumlah informasi yang terdapat di dalamnya. Pengguna tetap dapat memeriksa kembali data tersebut sebelum memilih teman yang ikut dalam patungan dan menentukan item atau nominal yang harus dibayarkan.
Tagihan yang sudah dibuat kemudian dapat dibagikan kepada teman. Status pembayaran juga dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi sehingga pengguna bisa mengetahui bagian tagihan yang sudah dibayar maupun yang masih belum diselesaikan.
Baca Juga
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan kebutuhan patungan merupakan bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Patungan sudah menjadi bagian dari berbagai aktivitas sehari-hari. Melalui fitur Split Bill kami ingin membuat prosesnya lebih praktis, mulai dari membagi tagihan hingga memantau status pembayarannya langsung melalui aplikasi ShopeePay,” ujarnya, dikutip Rabu 30 September 2026.
Fitur tersebut juga dapat digunakan ketika tidak tersedia struk fisik. Pengguna cukup memasukkan nama dan total tagihan secara manual, kemudian memilih teman yang ikut patungan serta menentukan nominal pembayaran masing-masing.
Untuk aktivitas yang dilakukan berulang bersama orang yang sama, aplikasi juga dapat menampilkan grup terbaru. Dengan begitu, pengguna tidak perlu kembali memilih seluruh anggota ketika membuat Split Bill berikutnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain foto struk dan input manual, fitur tersebut dapat dibuat dari sejumlah riwayat transaksi ShopeePay yang memenuhi ketentuan, termasuk transaksi QRIS, pembayaran online, dan transaksi ShopeeFood.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa fungsi layanan pembayaran digital semakin bergeser dari sekadar alat untuk membayar. Teknologi mulai digunakan untuk membantu mengelola aktivitas yang muncul setelah transaksi, termasuk menghitung, membagi, dan memantau pembayaran bersama.
Halaman Selanjutnya
Bagi pengguna, perubahan tersebut dapat mengurangi tahapan yang sebelumnya harus dilakukan secara terpisah. Penghitungan yang dulu membutuhkan kalkulator, pencatatan melalui aplikasi pesan, hingga transfer satu per satu kini dapat dikelola melalui satu layanan digital.