Sudin KPKP Jaktim ciptakan sekolah hijau lewat "urban farming"
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur (Jaktim) mendorong terwujudnya sekolah hijau dan produktif melalui pertanian perkotaan (urban farming) di lingkungan sekolah.
"Mari bersama-sama mengubah dan memanfaatkan lahan sekolah menjadi urban farming yang produktif demi lingkungan sekolah yang lebih hijau dan mandiri pangan," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, lingkungan sekolah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang edukasi pertanian yang hijau dan produktif.
Selain itu, kata dia, mengembangkan urban farming di lingkungan sekolah juga bisa memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi sarana membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini.
"Melalui urban farming di lingkungan sekolah, kita tidak hanya menanam tanaman, tetapi juga menanam pengetahuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun budaya ketahanan pangan sejak dini," jelas Taufik.
Dia menuturkan pengembangan urban farming secara berkelanjutan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari jajaran pendidikan, guru, peserta didik, hingga masyarakat.
"Melalui kolaborasi ini, lahan sekolah yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan yang memberikan manfaat ekologis sekaligus edukatif," ucap Taufik.
Baca juga: Pertanian perkotaan jadi andalan Jaktim perkuat ketahanan pangan
Lebih lanjut, dia menyebutkan salah satu upaya awal dalam mewujudkan urban farming di lingkungan sekolah, yaitu melalui Webinar Spesial bertema "Sekolah Hijau dan Produktif Melalui Urban Farming" pada Kamis (23/7).
Kegiatan tersebut merupakan ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengembangan pertanian perkotaan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
Webinar yang dimoderatori oleh Penyuluh Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta Arief itu menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Kepala Tim Kerja Penerapan Modernisasi Pertanian Ferdhi Isnan Nuryana yang membawakan materi "Laboratorium Alam di Balik Kelas" tentang inovasi pertanian di sekolah.
Selain itu, hadir pula Urban Farming Officer PT East West Seed Indonesia Liyuza Usman Latuconsina yang membahas budidaya hortikultura yang cepat, mudah, dan menghasilkan.
Kemudian, Guru IPS SMPN 7 Jakarta Muhamad Zaenal yang memaparkan praktik baik urban farming di sekolah, dan Pengasuh Ponpes Ulul Ilmi Joko Sugiharto yang mengangkat tema ketahanan pangan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera.
Webinar tersebut juga menghadirkan tiga keynote speaker, yakni Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur Muhammad Fahmi, Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto, dan Kepala Sudin Wilayah II Jakarta Timur Horale Tua Simanullang.
Baca juga: Dinas KPKP sebut Jakarta punya lebih dari 1.600 lokasi "urban farming"
Baca juga: Melon Inthanon jadi daya tarik panen raya "urban farming" di Jaktim
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.