Stok BBM Bali Disiapkan hingga 48 Juta Liter, 66 SPBU Buka 24 Jam
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:23 WIB
Jakarta, VIVA – Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mendorong Pertamina memperkuat pasokan dan mempercepat pemulihan layanan BBM. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari penambahan armada pengangkut bahan bakar hingga pengaturan pembelian di SPBU untuk menjaga distribusi tetap berjalan.
Baca Juga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menargetkan stok BBM di dua terminal utama di Bali mencapai 48 juta liter pada Sabtu (17/10/2026). Persediaan tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 14 hingga 15 hari ke depan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan perusahaan terus memantau pasokan dan kondisi operasional di lapangan untuk menyesuaikan langkah penanganan.
Baca Juga
"Kami memastikan kesiapan pasokan berjalan seiring dengan dukungan operasional yang diperlukan. Pemantauan terus dilakukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan," ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Menurut Ahad, penguatan pasokan dan kesiapan operasional dilakukan untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga
Target stok 48 juta liter tersebut mencakup persediaan di Terminal Manggis, Kabupaten Karangasem, dan Fuel Terminal Sanggaran, Kota Denpasar. Kedua terminal itu menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi BBM ke berbagai wilayah di Bali.
Untuk mempercepat penyaluran, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 108 mobil tangki yang didukung 465 awak mobil tangki. Perusahaan juga menambah 16 mobil tangki guna mengoptimalkan pengiriman BBM ke SPBU.
Distribusi tersebut mendapat dukungan pengawalan dari Kepolisian Daerah Bali. Pengawalan dilakukan untuk membantu memastikan perjalanan mobil tangki menuju SPBU berlangsung lancar sehingga penyaluran BBM dapat terus berjalan.
Dari sisi pelayanan, sebanyak 66 SPBU disiapkan beroperasi selama 24 jam. Jumlah tersebut terdiri atas 42 SPBU di Kota Denpasar dan 24 SPBU di Kabupaten Badung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, sebanyak 100 personel TNI dari Kodam IX/Udayana disiapkan untuk membantu operasional SPBU pada malam hari. Penambahan dukungan personel diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran pelayanan ketika kebutuhan pengisian BBM masih tinggi.
Di tengah upaya pemulihan, pengisian BBM tetap dibatasi sesuai arahan Pemerintah Provinsi Bali. Kendaraan roda empat diperbolehkan mengisi maksimal 20 liter, sedangkan kendaraan roda dua maksimal 3 liter hingga situasi kembali normal.
Halaman Selanjutnya
Pemerintah Provinsi Bali juga menerapkan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan selama tiga hari, mulai Sabtu, 17 Oktober, hingga Senin, 19 Oktober 2026. Pada Sabtu, pengisian BBM diperuntukkan bagi kendaraan dengan nomor polisi ganjil. Ketentuan tersebut mengacu pada Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM.