Spider-Man 2002 Vs Brand New Day: Dua Generasi Peter Parker
Liputan6.com, Jakarta - Dua puluh empat tahun berselang, sosok Peter Parker kembali hadir di layar lebar dengan wajah yang jauh berbeda. Spider-Man: Brand New Day yang tayang 31 Juli 2026 membawa Peter Parker (Tom Holland) ke babak hidup paling berat yang pernah ia jalani.
Sementara itu, Spider-Man (2002) garapan Sam Raimi menjadi titik awal yang memperkenalkan sosok Peter Parker versi Tobey Maguire ke layar lebar. Sambil nostalgia, yuk intip perbedaan keduanya yang sama-sama punya kesan tersendiri.
Perjalanan Awal Sang Manusia Laba-Laba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318290/original/097917200_1786091005-SPIDERMAN_2002_vs_SPIDERMAN_BRAND_NEW_DAY-4.jpg)
Perbesar
Spider-Man (2002) menghadirkan kisah asal-usul klasik: Peter Parker (Tobey Maguire) digigit laba-laba hasil rekayasa genetika saat kunjungan sekolah, lalu menemukan dirinya punya kekuatan super. Fokus ceritanya sederhana namun kuat, mengejar cinta pertamanya Mary Jane Watson (Kirsten Dunst) sambil melawan Green Goblin alias Norman Osborn (Willem Dafoe).
Sam Raimi lewat film ini menetapkan formula origin story superhero yang menjadi cetak biru bagi film-film sejenis selama bertahun-tahun setelahnya. Bisa dibilang, tanpa Spider-Man 2002, genre superhero modern mungkin tidak akan berkembang secepat ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318275/original/005868800_1786090726-SPIDERMAN_2002_vs_SPIDERMAN_BRAND_NEW_DAY-5.jpg)
Perbesar
Peter Parker yang Berbeda di Brand New Day
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318276/original/012175000_1786090726-SPIDERMAN_2002_vs_SPIDERMAN_BRAND_NEW_DAY-12.jpg)
Perbesar
Berbeda jauh dengan pendahulunya, Brand New Day menempatkan Peter Parker dalam babak hidup yang jauh lebih berat. Empat tahun usai peristiwa No Way Home, Peter kini hidup sendirian - ia sengaja menghapus dirinya dari ingatan orang-orang yang ia cintai, termasuk MJ (Zendaya), Ned Leeds (Jacob Batalon), dan Bibi May (Marisa Tomei).
Ia terus bertarung sebagai Spider-Man penuh waktu di kota yang tidak lagi mengenalnya, sambil diam-diam menyaksikan sahabat-sahabatnya melanjutkan hidup tanpa dirinya. Situasi ini memicu perubahan dalam diri Peter yang mungkin tak bisa ia kendalikan sendiri - transformasi yang justru menjadi kunci menghadapi ancaman baru: sosok misterius yang diperankan Sadie Sink.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318277/original/018775300_1786090726-SPIDERMAN_2002_vs_SPIDERMAN_BRAND_NEW_DAY-15.jpg)
Perbesar
Tom Holland sendiri menyebut film ini berbeda dari tiga film Spider-Man sebelumnya yang pernah ia bintangi. "Ini Spider-Man paling emosional yang pernah kami buat, dan dalam beberapa hal, paling dewasa," ujarnya.
Film garapan Destin Daniel Cretton ini juga menghadirkan ensemble cast yang tebal, mulai dari Jon Bernthal sebagai Punisher hingga Mark Ruffalo sebagai Hulk. Jika Spider-Man 2002 berfokus pada pencarian jati diri remaja, Brand New Day justru mengeksplorasi krisis identitas orang dewasa yang harus berdamai dengan kesepian akibat pilihannya sendiri.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Salah satu daya tarik Brand New Day terletak pada sisi teknis. Destin Daniel Cretton bersama sinematografer Brett Pawlak memaksimalkan sudut pandang POV Spider-Man saat berayun di antara gedung pencakar langit, lengkap dengan pertimbangan hukum fisika agar terasa lebih believable. Koreografi aksinya diklaim menangkap semangat panel-panel komik sekaligus kelincahan Spider-Man dari gim populer yang selama ini dipuji fans.