Solar Shell Naik, Pertamax Turun!: Cek perbandingan harga BBM per 1 Agustus - ANTARA News Jawa Barat
Jakarta (ANTARA) - Manajemen Shell Indonesia mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak solar naik dari Rp21.340 per liter pada Juli menjadi Rp21.910 per liter mulai 1 Agustus 2026.
Melalui laman resminya yang diakses dari Jakarta, Sabtu, Shell Indonesia mengumumkan bahwa Shell V-Power Diesel tersedia di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Harga minyak solar di SPBU Shell selaras dengan harga minyak dunia yang mengalami fluktuasi akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.
Harga solar yang semula Rp14.620 per liter pada 1 Maret 2026, melonjak ke angka Rp30.890 per liter pada Mei, sebelum turun menjadi Rp24.490 per liter pada Juni, dan kembali turun ke R21.340 per liter pada 1 Juli 2026.
Berbeda dengan Shell, PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, tidak mengalami perubahan.
Seperti di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Dexlite (CN 51) stabil di level Rp19.700 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) juga stabil di level Rp21.150 per liter.
Sementara itu, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax series mengalami penurunan. Harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.250 per liter pada Juli 2026, menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026. Harga Pertamax Green juga turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter.
Kemudian, harga Pertamax Turbo juga mengalami penurunan dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter.
Harga BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Shell umumkan harga solar naik jadi Rp21.910 per liter
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.