gop-crypto.vip

Soal Masuk PSI, Budi Arie Ditolak dan Dedi Mulyadi Senyum-Senyum

Kamis, 27 Agustus 2026, 23:34 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tidak akan menerima Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi apabila ingin bergabung sebagai anggota. Pada saat yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM justru membantah rumor yang menyebut dirinya akan meninggalkan Partai Gerindra dan pindah ke PSI.

Sikap berbeda tersebut muncul di tengah beredarnya isu mengenai dua tokoh tersebut yang dikaitkan dengan PSI.

Ketua DPP PSI Dedek Prayudi menegaskan, keanggotaan partai bukan sekadar persoalan administratif. Menurut dia, kesesuaian nilai dan rekam jejak menjadi pertimbangan dalam menerima seseorang sebagai anggota.

Atas pertimbangan tersebut, PSI menyatakan Budi Arie tidak cocok bergabung dengan partai tersebut.

Dedek juga menyoroti pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan terjadinya pergantian pemerintahan di tengah masa jabatan. PSI menilai pandangan tersebut bertentangan dengan pendirian partai yang menginginkan presiden hasil proses demokratis diberikan kesempatan menyelesaikan masa jabatannya.

Perbedaan pandangan mengenai hal tersebut menjadi salah satu alasan PSI menolak kemungkinan Budi Arie bergabung. Dedek bahkan menyebut pernyataan Budi Arie tidak sejalan dengan pendirian dasar PSI.

PSI juga telah mengecek sikap pengurus di tingkat DPW, DPD, dan DPC. Hasilnya, para pengurus disebut sepakat menolak apabila Budi Arie ingin masuk ke PSI.

Menurut Dedek, pengurus tidak ingin PSI menjadi tempat persinggahan bagi pihak yang dinilai mengejar panggung kekuasaan secara oportunistik.

Berbeda dengan isu mengenai Budi Arie, rumor tentang Dedi Mulyadi justru dibantah langsung oleh yang bersangkutan.

Dedi mengaku heran dengan munculnya kabar yang menyebut dirinya akan pindah dari Gerindra ke PSI. Ia mempertanyakan dari mana isu tersebut berasal karena menurutnya kabar itu muncul secara tiba-tiba.

Dedi juga menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra. Karena itu, ia menyatakan rumor mengenai kepindahannya ke PSI merupakan kabar bohong.

Baca Juga: Dana Pajak Belum Dikirim Pusat, Dedi Mulyadi Ceritakan Ditinggali Utang Besar

Bantahan tersebut juga diperkuat Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Buky Wibawa. Buky mengaku ikut terkejut ketika isu tersebut ramai dan langsung menghubungi Dedi untuk memastikan kebenarannya.

Dari komunikasi tersebut, Buky menyebut Dedi juga tidak mengetahui asal-usul isu tersebut. Dedi bahkan disebut terkejut ketika mengetahui dirinya dikaitkan dengan rencana perpindahan ke PSI.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat