gop-crypto.vip

Sinar Mas Land optimistis penjualan Cluster Chester WBM tetap tumbuh - ANTARA News Jawa Timur

akses jalannya sudah lancar sehingga customer mendapatkan hunian yang ideal

Surabaya (ANTARA) - Sinar Mas Land optimistis penjualan Cluster Chester di kawasan Wisata Bukit Mas (WBM) Surabaya Barat tetap tumbuh pada 2026, didukung perbaikan akses jalan, insentif pemerintah, serta tingginya minat pembeli dari segmen menengah.

Sales & Promotion Division Head East Indonesia Sinar Mas Land Hario Utomo mengatakan pengembangan WBM terbantu oleh pelebaran Jalan Wiyung-Lakarsantri yang meningkatkan akses menuju kawasan tersebut serta kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

"Pengembangan WBM memang dibantu pemerintah yang akses jalannya sudah lancar sehingga customer mendapatkan hunian yang ideal dari sisi akses maupun pengelolaan kawasan yang tertata," kata Hario Utomo di Surabaya, Kamis.

Ia menjelaskan, WBM menyasar segmen menengah dengan harga rumah berkisar Rp2,8 miliar hingga Rp3,4 miliar. Kawasan komersial di WBM juga ikut terdampak positif setelah pelebaran Jalan Wiyung menuju Lakarsantri dan Menganti.

Sementara itu, Surabaya Division Head Sinar Mas Land Christie Veronica mengatakan pelebaran jalan tersebut mendorong penjualan kawasan WBM meningkat sekitar 250 persen saat pertama kali dioperasikan pada tahun lalu.

Menurut dia, perusahaan menyiapkan 75 unit Cluster Chester tahap kedua dengan progres penjualan yang telah melampaui target.

"Kita siapkan 75 unit untuk Cluster Chester tahap dua dengan progres dan penjualan melebihi target," ucapnya.

Christie menambahkan penjualan Cluster Chester saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Capaian tersebut didukung insentif PPN DTP serta mayoritas pembeli yang merupakan pengguna akhir (end user), sehingga dinilai tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi ekonomi global.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.