gop-crypto.vip

Sidang Sosek Malindo sepakati delapan kerja sama strategis perbatasan - ANTARA News Kalimantan Barat

Pontianak (ANTARA) - Sidang Ke-39 Kelompok Kerja Bersama/Joint Working Group (KK/JKK) Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) Kalimantan Barat-Sarawak menyepakati delapan bidang kerja sama strategis untuk memperkuat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kawasan perbatasan.

"Sidang Ke-39 Sosek Malindo telah menghasilkan berbagai kesepakatan penting. Yang paling utama sekarang adalah memastikan seluruh hasil sidang ini benar-benar ditindaklanjuti menjadi program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat perbatasan Kalbar dan Sarawak," kata Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan di Pontianak, Jumat.

Dia mengatakan, kesepakatan tersebut disahkan melalui penandatanganan kertas kerja oleh Ketua Kelompok Kerja Sosek Malindo Kalimantan Barat Harisson dan Pengerusi JKK Sosek Malindo Negeri Sarawak Dato Sri Dr. Muhammad Abdullah Zaidel pada penutupan sidang di Pontianak, Kamis malam kemarin.

Krisantus Kurniawan mengatakan hasil sidang harus segera ditindaklanjuti menjadi program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di kawasan perbatasan kedua wilayah.

Menurut Krisantus, seluruh pembahasan selama persidangan berlangsung dalam semangat persaudaraan dan saling menghormati meski terdapat perbedaan pandangan terhadap sejumlah isu strategis.

Ia menegaskan kerja sama yang telah disepakati tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, melainkan harus diwujudkan dalam program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat hubungan Kalbar dan Sarawak.

Delapan bidang yang disepakati meliputi penguatan pembangunan sosial ekonomi kawasan perbatasan, peningkatan fasilitasi perdagangan dan investasi, percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas, penguatan pengelolaan pos lintas batas dan pelayanan masyarakat, peningkatan kerja sama keamanan perbatasan, perlindungan lingkungan hidup, pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan, serta penguatan kolaborasi pelaku usaha melalui forum ekonomi bersama.

Sementara itu, Pengurus JKK Sosek Malindo Negeri Sarawak Dato Sri Dr. Muhammad Abdullah Zaidel mengatakan keberhasilan sidang tidak diukur dari banyaknya kesepakatan yang dihasilkan, tetapi dari komitmen kedua pihak dalam melaksanakan seluruh hasil yang telah disepakati.

Ia juga mengundang delegasi Indonesia menghadiri "Borneo Economic Forum" yang akan digelar di Kuching pada 7 Oktober 2026 sebagai wadah memperkuat kolaborasi perdagangan, investasi, dan jejaring pelaku usaha antara Sarawak dan Kalimantan Barat.

Seluruh hasil pembahasan Sidang Ke-39 Sosek Malindo dituangkan dalam kertas kerja yang menjadi pedoman pelaksanaan program bersama hingga penyelenggaraan sidang berikutnya, sekaligus menegaskan komitmen kedua wilayah memperkuat kemitraan strategis di kawasan perbatasan.
 

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.