Setahun Kampung Susun Bayam tonggak pemulihan sosial dan ekonomi
Jakarta (ANTARA) - Wali Kota (Wako) Jakarta Utara (Jakut) Hendra Hidayat mengatakan satu tahun perjalanan Kampung Susun Bayam merupakan tonggak penting dalam pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga.
“Satu tahun ini bukan sekadar waktu, tetapi perjalanan membangun kembali harapan. Kami hadir untuk memastikan warga mendapatkan pelayanan terbaik, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan,” kata Hendra dalam acara syukuran satu tahun Kampung Susun Bayam di Jakarta Utara, Selasa (29/9).
Dia pun menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendampingi warga, termasuk memastikan akses layanan, di antaranya BPJS Kesehatan dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dapat terpenuhi dengan baik.
“Kalaupun masih ada kekurangan, segera kita perbaiki. Kami ingin memastikan seluruh warga dapat hidup lebih baik dari sebelumnya,” ucap Hendra.
Dia juga mengapresiasi semangat warga yang terus menjaga kebersamaan, gotong royong, serta berupaya membangun kemandirian ekonomi di lingkungan Kampung Susun Bayam.
“Kami berharap hunian ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat yang mandiri, rukun, dan berkarakter,” ujar Hendra.
Baca juga: Kampung Tangguh Bencana susun miliki evakuasi
Menurut dia, acara syukuran itu sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
Untuk itu, dia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga Kampung Susun Bayam menjadi contoh keberhasilan penataan permukiman yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan warga Kampung Susun Bayam Sherly Aplonia mengaku bersyukur atas perubahan besar yang dirasakan warga selama satu tahun terakhir. Ia mengenang masa sulit ketika warga masih tinggal di tenda darurat.
Lebih lanjut, Sherly mengapresiasi perhatian pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi, yang dinilai telah membantu warga untuk bangkit. Ia mengajak seluruh warga untuk tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan, melainkan terus berusaha mandiri.
“Kami di sini tidak ingin hanya menerima. Kami juga berusaha membangun kehidupan, menghidupkan kembali kegiatan ekonomi, seperti koperasi dan tabungan warga. Sedikit demi sedikit, kami belajar mandiri,” tutur Sherly.
Acara Syukuran Satu Tahun Kampung Susun Bayam yang digelar di Selasar Tower C, Kampung Susun Bayam, pada Selasa (29/9) itu mengusung tema “Satu Tahun Merajut Asa: Sinergi Kampung Susun Bayam Menuju Hunian Mandiri, Rukun, dan Berkarakter”.
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026