Sertijab eselon II dan camat Kotim digelar serentak demi hemat anggaran
Sertijab eselon II dan camat Kotim digelar serentak demi hemat anggaran
Senin, 14 September 2026 18:19 WIB
Sertijab Pj Sekda Kotim disaksikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati setempat yang disusul sertijab pejabat JPT Pratama lainnya di Sampit, Senin (14/9/2026). ANTARA/Devita Maulina.
Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menggelar serah terima jabatan (sertijab) pejabat pimpinan tinggi (JPT) pratama atau eselon II dan camat, secara serentak sebagai langkah efisiensi waktu dan anggaran.
"Hari ini serah terima dan karena mengingat waktu serta demi efisiensi, maka kita laksanakan serentak di sini,” kata Bupati Kotim Halikinnor di Sampit, Senin.
Kegiatan tersebut digelar di lantai II Kantor Bupati Kotim, melibatkan belasan pejabat JPT Pratama dan sejumlah camat di lingkungan Pemkab Kotim.
Halikinnor menjelaskan, pelaksanaan sertijab ini merupakan tindak lanjut pelantikan pejabat yang telah dilakukan pada Jumat (11/9), sekaligus menyesuaikan dengan agenda pemerintahan yang berlangsung pada hari yang sama.
Sertijab biasanya dilakukan di masing-masing instansi. Namun menurutnya, pola tersebut dinilai kurang efisien jika seluruh pejabat harus melaksanakan kegiatan secara terpisah, terlebih pada hari yang sama pemerintah daerah juga memiliki agenda pembahasan anggaran 2027 melalui rapat paripurna DPRD Kotim.
Pemkab Kotim pun memilih menggabungkan pelaksanaan sertijab, agar proses administrasi dan peralihan tugas dapat segera dituntaskan. Setelah kegiatan tersebut, para pejabat diharapkan langsung menjalankan tugas sesuai jabatan baru masing-masing.
"Secara umum seluruhnya sudah serah terima jabatan di sini, sehingga bisa langsung mulai hari ini menyesuaikan sesuai dengan jabatannya yang baru," ujarnya.
Halikinnor melanjutkan, untuk pejabat eselon III seperti sekretaris atau kepala bidang yang turut mengalami pergantian akibat perpindahan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), proses serah terimanya dapat dilaksanakan secara internal di OPD masing-masing.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik akan dievaluasi secara berkala. Hal tersebut sejalan dengan penerapan manajemen talenta dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).
Evaluasi dapat dilakukan setiap satu semester untuk melihat kesesuaian penempatan serta capaian kinerja pejabat yang telah diberikan amanah.
"Kalau memang ternyata yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan kinerja yang baik atau mungkin kita salah penempatan karena ternyata tidak sesuai, maka kita akan evaluasi. Jadi tidak lagi menunggu dua tahun, tiga tahun, atau lima tahun," tegasnya.
Bupati Kotim ini pun berharap pejabat yang baru, dapat segera memahami tugas pokok dan fungsi, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi serta mempercepat koordinasi untuk memastikan program pemerintahan berjalan efektif.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya, termasuk Pj Sekda Kotim Umar Kaderi, atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan amanah.
"Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama, baik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan camat atas dedikasi, loyalitas, pengabdian yang telah diberikan," tuturnya.
Kemudian, kepada Pj Sekda yang baru, Diana Setiawan, Halikinnor meminta agar dapat segera mengambil peran dalam mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah. Sebab, posisi tersebut sebagai peran penting yang harus mampu menjaga jalannya pemerintahan sekaligus mengawal persoalan anggaran daerah.
Sementara itu, Pj Sekda Kotim sebelumnya Umar Kaderi menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kotim atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama menjalankan tugas sebagai Pj Sekda selama 10 bulan 10 hari.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dilanjutkan oleh pejabat berikutnya, termasuk proses evaluasi APBD Perubahan 2024 yang saat itu masih menunggu persetujuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
"Kami banyak kekurangan dan kelemahan. Tetapi alhamdulillah, kami didukung staf ahli, asisten, kabag, teman-teman JF dan pelaksana yang luar biasa sehingga bisa memberikan dukungan dalam menjalankan tugas," ujarnya.
Umar berharap kesinambungan koordinasi dan kerja sama yang telah terbangun antara Sekretariat Daerah dan seluruh OPD dapat terus dipertahankan untuk mendukung pembangunan Kotim.
Disisi lain, Pj Sekda Kotim yang baru, Diana Setiawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah baru yang diberikan kepada nya.
Diana mengatakan amanah sebagai Pj Sekda akan dijalankan dengan mengedepankan kerjasama, baik bersama kepala OPD maupun dengan instansi vertikal.
"Semuanya tidak bisa saya laksanakan dengan tim saya sendiri. Saya mohon dukungan dari Bapak/Ibu semuanya, terutama para kepala OPD untuk bersama-sama menjalankan tugas penting dan amanah yang diberikan pimpinan," pintanya.
Diana menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal sekaligus membangun komunikasi dengan instansi vertikal. Menurutnya, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi kunci agar berbagai tugas pemerintahan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.