Selvi Gibran bernostalgia dengan permainan tradisional pada puncak peringatan HAN
Selvi Gibran bernostalgia dengan permainan tradisional pada puncak peringatan HAN
Kamis, 23 Juli 2026 17:34 WIB
Ketua Umum Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Rakabuming dan rombongan menjajal permainan kelereng pada puncak acara HAN 2026 di Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (23/7/2026). ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Ketua Umum Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Rakabuming bernostalgia dengan permainan tradisional pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
"Senang sekali bisa bernostalgia dengan permainan masa kecil, yang sampai hari ini masih terus dilestarikan oleh anak-anak kita," kata Selvi saat menghadiri puncak peringatan HAN 2026 di laman Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kamis.
Kedatangan Selvi bersama rombongan pengurus pusat Seruni disambut antusias ratusan pelajar PAUD, SD, SMP hingga SMA yang sudah sejak pagi menanti kehadiran istri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tersebut.
Di lokasi acara itu, Selvi berinteraksi langsung dengan para pelajar sekaligus mencoba satu per satu permainan tradisional, mulai dari gasing, engklek, yeye hingga kelereng.
Baca juga: Memanfaatkan warisan bumi guna mendongkrak ekonomi warga di perbatasan
"Saya senang melihat anak-anak di sini begitu menikmati permainan tradisional," ucapnya.
Menurutnya hal ini membuktikan kalau anak-anak masih merasakan kebahagiaan permainan tradisional di tengah pesatnya arus perkembangan teknologi digital, khususnya penggunaan gawai di kalangan anak.
Ia juga mengajak orangtua dan guru menggalakkan permainan tradisional kepada anak-anak supaya tidak tergerus perkembangan zaman.
Dia memaklumi era digital memang tak bisa dihindari karena tuntutan perubahan zaman. Dia menekankan penggunaan gadget pada anak harus diimbangi dengan permainan tradisional.
Baca juga: Ketua Umum Seruni tekankan pentingnya pendidikan karakter anak
"Banyak nilai-nilai positif yang dipelajari dari setiap permainan tradisional, seperti menjaga kekompakan, kebersamaan hingga memperkuat semangat gotong-royong," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Selvi turut mengajak semua elemen masyarakat menjadikan peringatan HAN 2026 sebagai momentum penguatan perlindungan anak dari berbagai ancaman kekerasan, eksploitasi, perundungan, baik di dunia nyata maupun digital.
Hal itu sejalan dengan tema peringatan HAN tahun ini, yaitu "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan".
"Ini masih jadi PR kita bersama, termasuk di tingkat Kementerian. Seruni selalu bergerak melakukan berbagai program kegiatan yang menyasar masalah anak," demikian Selvi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Selvi Gibran bernostalgia dengan permainan tradisional di puncak HAN
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.