gop-crypto.vip

Sekolah Rakyat Deli Serdang utamakan pendidikan karakter

Deli Serdang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menyatakan Sekolah Rakyat mengutamakan pembelajaran berkualitas, pendidikan karakter, tenaga pendidik yang kompeten, serta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Itu sangat penting diterapkan di Sekolah Rakyat," kata Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo di Lubuk Pakam, Sabtu.

Ia juga berharap para guru menerapkan pendekatan humanis dan penuh kepedulian dalam mendidik siswa. Kehadiran kadet mahasiswa Unhan RI diharapkan dapat menambah wawasan dan memotivasi siswa untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

"Dengan demikian, para siswa Sekolah Rakyat dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang mampu memotivasi mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta meraih cita-cita," katanya saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi I Deli Serdang di Kecamatan Hamparan Perak.

Baca juga: Wamenhan minta kadet Unhan bina siswa Sekolah Rakyat tanpa perundungan

Sementara Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) I Terintegrasi Deli Serdang, Reni Lasmaria Sinaga, menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pembelajaran menggunakan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum asrama serta menerapkan sistem Multi Entry Multi Exit (MEME), yang memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk masuk dan keluar dari sistem pendidikan sesuai ketentuan.

"Sistem pembelajaran kami seperti sekolah pada umumnya. Kami menggunakan kurikulum nasional dan kurikulum asrama, serta melaksanakan supervisi. Kami juga menerapkan sistem Multi Entry Multi Exit. Jadi, MEME bukan kurikulum tersendiri di Sekolah Rakyat, melainkan sistem yang mengatur mekanisme siswa masuk dan keluar," katanya.

Selain akademik, sekolah memperkuat pendidikan karakter melalui Program BERSUKA (Bersama Wali Asuh dan Wali Asrama Kesayanganku) setiap Sabtu.

Sekolah juga menyediakan kegiatan ekstrakurikuler, seperti taekwondo, karate, paduan suara, kelas olimpiade, kelas internasional, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan futsal.

"Setiap hari Sabtu kami khususkan untuk pendidikan karakter anak bersama wali asuh dan wali asrama. Program ini kami namakan BERSUKA, yaitu Bersama Wali Asuh dan Wali Asrama Kesayanganku," katanya.

Baca juga: Kemensos-Kemhan berangkatkan kadet Unhan dampingi siswa Sekolah Rakyat

Baca juga: Mensos: 44 ribu anak jadi siswa Sekolah Rakyat

Pewarta: Juraidi
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.