Sekda Maluku: Pemprov maknai kemerdekaan optimalkan layanan pada masyarakat - ANTARA News Ambon, Maluku
Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memaknai peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia dengan memperkuat komitmen aparatur untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat serta menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui kerja nyata.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Sadali Ie di Ambon, Senin mengatakan kemerdekaan harus diisi dengan pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, responsif dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam tindakan dan perbuatan nyata. Kita mungkin berbeda jabatan, tugas dan kewenangan, tetapi memiliki satu sumpah pengabdian, yakni bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” kata Sadali.
Hal itu disampaikan Sadali usai memimpin upacara peringatan HUT Ke-81 RI lingkup Pemprov Maluku di pelataran Kantor Gubernur Maluku.
Menurut dia, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pelaksanaan program pemerintah, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya.
Dia menegaskan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) perlu menerjemahkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku ke dalam program yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Oleh arena itu, kata dia, perangkat daerah tidak boleh bekerja secara sektoral, melainkan harus memperkuat koordinasi dan sinergi untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara lebih efektif.
“Satukan langkah, satukan energi dan satukan pengabdian. Pemerintahan harus kuat, tetapi tetap dekat dengan rakyat, tegas namun humanis, serta disiplin terhadap aturan tanpa kehilangan kepekaan terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan penguatan pelayanan publik juga harus berjalan seiring dengan upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan mampu merespons kebutuhan masyarakat di tengah berbagai tantangan pembangunan.
Sadali menjelaskan semangat Indonesia berdaulat, adil dan makmur sebagaimana tema HUT Ke-81 RI harus diterjemahkan dalam konteks pembangunan Maluku, antara lain melalui penguatan kemandirian daerah, pemerataan akses pelayanan dasar serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam konteks tersebut, menurut dia, pemerintah daerah perlu memastikan pelayanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sektor lainnya dapat menjangkau masyarakat secara merata, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
“Peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali apa yang sudah kita kerjakan dan memastikan setiap kebijakan serta program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Sadali.
Ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemprov Maluku menjadikan nilai perjuangan para pahlawan sebagai dorongan untuk meningkatkan etos kerja dan memperkuat integritas dalam menjalankan tugas.
Dengan semangat tersebut, Pemprov Maluku berkomitmen memperkuat sinergi antarsektor dan mengoptimalkan seluruh potensi daerah sebagai bagian dari upaya mendorong Maluku yang maju, adil dan sejahtera serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.