Sehari di Penang, Bisa Ngapain Aja Ya?
George Town, Penang -
Traveler yang ingin liburan singkat saja di Penang, bisa nih keliling George Town dengan ikut walking tour menjelajahi kota tua yang diakui UNESCO hingga kulineran.
Nah, berikut rekomendasi kegiatan seru yang bisa traveler lakukan seharian bila liburan di Penang, Malaysia.
1. Ikut Walking Tour
Bersama TransNusa dan Malaysia Tourism, detikTravel diajak walking tour dengan tajuk 'Streets of Harmony George Town' bersama Harmonico.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuai dengan namanya, kami diajak menelusuri Jalan Harmoni, salah satu jalan tertua di pusat kota yang mencerminkan keharmonisan umat beragama. Di jalan ini berisi banyak rumah ibadah dari berbagai kepercayaan dan hidup berdampingan.
Berikut tempat-tempat ibadah penting yang bisa kamu jelajahi di Jalan Harmoni di Geroge Town, Penang.
Gereja Assumption
Gereja ini merupakan gereja katolik tertua di Penang sekaligus yang tertua ketiga di Malaysia. Gereja Assumption ini didirikan pada tahun 1787 oleh misionaris asal Prancis, Pastor Arnaud-Antoine Garnault.
Pada tahun 1860, gereja ini dipindahkan ke Farquhar Street, lokasi di mana bangunan berbentuk salib yang ada saat ini berdiri. Di dalamnya terdapat organ pipa tertua di Malaysia yang dipasang pada tahun 1916.
Saat ini, Gereja Assumption menjadi bagian dari City Parish, sebuah gabungan gereja yang melayani komunitas Katolik di George Town.
Gereja Anglikan St George
Gereja Anglikan St George di Penang (Syanti mustika/detikcom)
Penang menjadi rumah bagi Gereja Anglikan tertua di Asia Tenggara, Gereja St. George. Gereja ini dibangun berdasarkan rancangan arsitektur yang dibuat oleh Gubernur Pulau Prince of Wales dengan visi yang besar.
Gereja ini dibangun di Pitt Street, tepat di tepi laut, untuk menyambut orang-orang dari seluruh penjuru dunia yang datang untuk menetap maupun berkunjung. Gereja ini merupakan salah satu dari 50 harta karun nasional Malaysia.
Kuil Kuan Yin
Kuil Kuan Yin di Penang (Syanti Mustika/detikcom)
Melangkah lebih lanjut, kamu juga bisa berkunjung ke Goddes of Mercy Temple (Kuil Dewi Belas kasih/ Kuil Kuan Yin). Kuil ini dibangun oleh para pendatang awal dari China dengan menerapkan praktik kuno Feng Shui demi mencapai keselarasan dengan lingkungan sekitar. Pada tahun 1800-an, kuil ini menjadi pusat bagi komunitas Tionghoa untuk memuja Dewi Laut demi keselamatan para pelaut.
Seiring berjalannya waktu, kawasan di sekitar kuil dipadati oleh komunitas China, membentuk permukiman yang hidup rukun dan harmonis. Hingga kini, kuil tersebut tetap menjadi pusat perhatian dan memiliki makna religius yang mendalam bagi warga maupun turis dari berbagai latar belakang etnis yang datang untuk memanjatkan doa demi kesembuhan dan keberkahan hidup.
Kuil Sri Mahamariamman
Selanjutnya, jangan lewatkan Queen Street, kawasan Little India di Penang dan kunjungi kuil Hindu tertua di pulau ini. Arulmigu Sri Mahamariamman dibangun pada awal tahun 1900-an untuk menyambut para pendatang awal dari India beserta komunitasnya yang terus berkembang.
Saat ini, Little India menjadi kawasan yang ramai, dihuni oleh warga keturunan India baik generasi lama maupun baru.
Masjid Kapitan Keling
Masjid ini menjadi pusat kegiatan Islam yang terkemuka bagi komunitas Muslim India, dan merupakan masjid jami' (tempat salat berjemaah) pertama yang dibangun di George Town.
Arsitektur dan praktik keagamaannya dipengaruhi oleh pendirinya, seorang pedagang Muslim asal India bernama Cauder Mydin Merican. Saat ini, masjid ini merupakan salah satu dari sedikit masjid yang menyelenggarakan khotbah mingguan dalam bahasa Tamil dan Melayu.
Masjid Melayu Lebuh Acheh
Walking Tour di Penang Foto: (Syanti mustika/detikcom)
Dibangun pada tahun 1808, Masjid Melayu ini merupakan salah satu masjid tertua di Penang saat ini. Masjid ini dibangun oleh seorang pedagang Aceh keturunan Arab, dan terlihat dari menara bergaya Arab dan atap khas Aceh pada masjid ini yang menjadi ciri khas.
Nah, untuk bisa ikut walking tour ini, traveler bisa memesannya melalui ragam online travel agent ya. Harganya mulai dari Rp 1,6 jutaan (harga dari tiket.com).
2. Hunting foto di Espalanade
Kawasan Esplanade di Penang Foto: (Syanti mustika/detikcom)
Selain walking tour, traveler juga bisa berkunjung ke Espalanade, atau dikenal dengan Padang Kota Lama. Di sini kamu bisa menelusuri tepi laut dan lapangan bersejarah yang menghadap langsung ke Selat Malaka. Kawasan ini terkenal dengan jalan setapak view lautnya, bangunan peninggalan kolonial Inggris dan pusat kuliner.
Jangan lewatkan Fort Cornwallis, Gedung Balai Kota dan Sea Wall Heritage Trail saat menjelajahi Padang Kota Lama ya.
3. Mencicipi ragam kuliner
Hameed Pata Mee Sotong yang berada di kawasan Espalanade Park. Foto: (Syanti mustika/detikcom)
Tak hanya kaya sejarah, banyak tempat nongkrong dan street food yang bisa kamu cicipi di kawasan George Town. Salah satunya yaitu Hameed Pata Mee Sotong yang berada di kawasan Espalanade Park.
Kamu juga bisa nih makan siang di Muthu Banana Leaf Restaurant, yang menyajikan nasi kuah kari dan ayam di atas daun pisang.
(sym/ddn)