Sedih! Pemilik Kedai Ikan Bakar Legendaris Meninggal, Sempat Rindu Kedai
Jakarta -
Pemilik kedai ikan bakar legendaris ini meninggal di usia 70 tahun pada 23 Agustus 2026. Sepekan sebelum wafat, ia sempat mengaku sangat merindukan kedainya yang tutup Mei lalu.
Dunia kuliner Singapura berduka. Chua Leong Quay atau akrab disapa Uncle Chua, sosok di balik kedai ikan bakar legendaris 163 Ikan Bakar BBQ, meninggal di usia 70 tahun
Kabar duka ini disampaikan lewat unggahan Facebook resmi kedai yang kini telah tutup itu, Senin (24/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menyusul penutupan kedai kami pada 10 Mei 2026, kami ingin memberi kabar kepada komunitas kami bahwa Uncle Chua telah berpulang dengan tenang," tulis pihak kedai, dikutip dari AsiaOne, Jumat (28/8/2026).
Pihak kedai turut menyampaikan terima kasih kepada para pelanggan yang setia mendukung usaha tersebut selama bertahun-tahun.
"Melayani komunitas ini dan memasak untuk kalian semua selama bertahun-tahun adalah kebanggaan dan kebahagiaan luar biasa bagi Uncle Chua," lanjut unggahan tersebut.
Acara penghormatan terakhir untuk Uncle Chua digelar pada 24-27 Agustus di kawasan Senja Road.
Sempat Rindukan Kedai yang Baru Tutup
Kepada Shin Min Daily News, sang istri bercerita bahwa kesehatan Uncle Chua sebenarnya tergolong stabil selama bertahun-tahun, meski ia rutin mengonsumsi obat sejak didiagnosis mengalami masalah jantung puluhan tahun silam.
Setelah 163 Ikan Bakar BBQ tutup pada Mei 2026, Uncle Chua sempat membantu berjualan chicken cutlet di sebuah kedai pasar malam di kawasan Sembawang. Ia berniat bekerja di sana hanya sampai akhir Agustus, hal yang sempat disampaikannya kepada sang istri sehari sebelum ia berpulang.
Pada 23 Agustus, Uncle Chua semestinya berangkat kerja seperti biasa. Namun hingga pukul 10 pagi, ia belum juga bangun. Sang istri saat itu tak curiga dan hanya mematikan AC di kamar.
Barulah pada sore harinya, ketika hendak menanyakan menu makan siang, sang istri mendapati tubuh suaminya sudah dingin.
Seminggu sebelum wafat, Uncle Chua sempat menanyakan kabar kedai ikan bakarnya dan mengaku sangat merindukannya.
"Banyak orang juga menelepon menanyakan kedai itu. Kami sebenarnya ingin membukanya kembali, sayang kesempatan itu sudah tak ada lagi," ujar sang istri.
Perjalanan 163 Ikan Bakar BBQ Sejak 1989
163 Ikan Bakar BBQ mengawali perjalanannya di Clementi pada 1989, setelah Uncle Chua mempelajari resep dan teknik memanggang ikan dari kerabatnya pada era 1980-an.
Kedai ini pindah ke lokasi barunya di Gangsa Road pada 2004, dan bertahan di sana hingga akhirnya harus gulung tikar pada Mei 2026 akibat melonjaknya biaya operasional.
"Hari ini menandai akhir perjalanan kami selama 22 tahun," tulis pihak kedai dalam unggahan Facebook pada 10 Mei 2026. Pihaknya berterima kasih atas dukungan dan kesetiaan para pelanggan selama ini.
"Yang bermula dari kedai makanan sederhana ini menjadi bagian besar dalam hidup kami, berkat kalian semua," lanjut mereka.
Bikin Sedih Pelanggan
Kabar penutupan 163 Ikan Bakar BBQ pada Mei lalu sempat memicu gelombang komentar haru dari para pelanggan setianya.
"Ini tempat favorit saya. Sedih banget kedai ini tutup," tulis salah satu warganet. Ada pula yang menimpali, "Ikan bakar terenak di Bukit Panjang, sayang sekali."
Sang istri turut mengungkapkan bahwa mereka sempat berburu lokasi kedai kopi di kawasan Clementi, tempat awal usaha ini dirintis dengan harapan bisa membuka kembali 163 Ikan Bakar BBQ di sana. Sayangnya, saat itu tak ada unit yang kosong.
(adr/adr)