SEA V Cup: Debut Manis Luvi Febrian Nugraha di Timnas Voli Indonesia, 'Kartu As' Penjinak Kamboja
AKURAT.CO, Pemain muda, Luvi Febrian Nugraha, menandai debut pertamanya bersama Tim Nasional Voli Indonesia Putra dengan catatan manis.
Dipanggil secara mendadak oleh pelatih Reidel Toiran, Luvi Febrian langsung tampil apik untuk membawa skuad Garuda menumbangkan Kamboja pada laga pembuka leg kedua SEA V Cup 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Meskipun baru pertama kali mengenakan jersi Merah Putih di level senior, Luvi mengaku tidak canggung sama sekali.
Pengalaman sering bermain bersama para pemain senior di berbagai turnamen lokal (tarkam) membuatnya cepat beradaptasi di atas lapangan.
"Bisa membawa hasil yang baik di pertandingan pertama dan membawa Indonesia menang lawan Kamboja," kata Luvi usai laga.
"Soal kecanggungan, mungkin karena sudah sering main bareng di tarkam sama senior dan yang lain, jadi pas datang ya biasa saja. Alhamdulillah tidak ada tekanan, semuanya aman."
Kunci sukses Luvi tampil lepas dan percaya diri menjinakkan Kamboja tak lepas dari pengalamannya merumput di kasta tertinggi Liga Voli Kamboja selama tiga tahun berturut-turut.
Pengetahuannya mengenai peta kekuatan dan kebiasaan individu pemain lawan menjadi modal berharga bagi skuad Merah Putih.
https://www.akurat.co/arena/875856/sea-v-cup-walau-menang-telak-3-0-reidel-toiran-akui-anak-asuhnya-tidak-dalam-kondisi-100-persen
"Saya sudah tiga tahun berturut-turut di sana, jadi sudah tahu karakter pemainnya masing-masing," katanya.
"Ada yang spike-nya sering ke arah mana, saya sudah tahu. Pengalaman bermain di sana jadi pembelajaran berharga buat saya saat meladeni permainan mereka."
Luvi juga menyoroti titik lemah Kamboja yang berhasil dimanfaatkan Indonesia pada laga tersebut, terutama goyahnya penerimaan bola pertama (receive) lawan di set-set krusial.
"Kalau yang saya lihat, receive Kamboja agak sedikit goyang di dua set terakhir. Bolanya jadi susah diolah sama spiker karena rata-rata umpan berada di posisi belakang," jelas Luvi.
"Ujung-ujungnya mereka harus berhadapan dengan dua sampai tiga blok kita. Itu jadi keuntungan besar buat Indonesia."
Dari Liburan, Dipanggil Mendadak Coach Toiran dalam Seminggu
Fakta menarik terkuak di balik pemanggilan sang outside hitter. Luvi menceritakan bahwa dirinya tidak memiliki persiapan khusus karena sedang menikmati masa liburan di rumah usai merampungkan musimnya di Kamboja.
"Sebenarnya tidak ada persiapan. Saya lagi diam di rumah, lagi liburan dan istirahat. Cuma ada seminggu lalu telepon dari Coach Toiran disuruh siap-siap ke Jakarta untuk susul timnas di putaran kedua. Akhirnya mulai latihan lagi seminggu terakhir. Alhamdulillah badan sudah agak enak," kata Luvi.
Incar Skuad Asian Games dan Target Bawa Pulang Medali
Tampil impresif pada laga debut tidak membuat Luvi cepat puas. Ia sadar betul bahwa tantangan ke depan akan semakin berat, termasuk laga berikutnya melawan Filipina. Kunci utamanya adalah menjaga fokus individu serta kekompakan tim.
Lebih jauh, Luvi memendam ambisi besar untuk bisa menembus skuad utama Indonesia pada ajang multievent paling bergengsi di "benua kuning", Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada September mendatang.
"Untuk diri saya sendiri, tentu ingin sekali masuk skuad Timnas di Asian Games nanti. Latihannya harus lebih keras dan rajin lagi," kata Luvi.
"Asian Games itu kan kasta tertinggi turnamen voli di Asia. Target saya ke depan ingin membawa Indonesia meraih medali. Walaupun sulit, tidak ada yang tidak mungkin."