Satpol PP Jakut edukasi pelajar ciptakan ruang publik yang nyaman
Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara (Jakut) mengedukasi pelajar agar terlibat dalam menciptakan ruang publik yang nyaman melalui sosialisasi bertajuk “Ruang Publik Nyaman, Tanggung Jawab Kita Bersama” di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin.
“Kami melibatkan 30 pelajar dari lima SMP Negeri di Jakarta Utara untuk memahami pentingnya menjaga fasilitas umum, menggunakan ruang publik secara tertib, sekaligus berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” kata Kepala Satpol PP Kota Jakarta Utara Budhy Novian di Jakarta, Senin,
Menurut dia, menjaga ruang publik tetap aman dan nyaman bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat, termasuk generasi muda.
Edukasi kepada pelajar, kata dia, menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran sejak dini mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga fasilitas dan ruang publik. Jika menemukan perusakan atau vandalisme, segera laporkan melalui layanan darurat 112 atau layanan panggilan Satpol PP Jakarta Utara di 0811-999-8911,” ujar Budhy.
Lebih lanjut, dia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pentas Literasi Pemerintah Kota Jakarta Utara.
Baca juga: Polisi ajak pelajar tak terlibat tawuran, unjuk rasa dan narkoba
Program tersebut secara bergiliran menghadirkan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) untuk memberikan edukasi sekaligus membuka ruang dialog dengan para pelajar.
Selain itu, para pelajar juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mencegah gangguan ketenteraman dan ketertiban umum, salah satunya tawuran antarpelajar.
Budhy menilai tawuran tidak dapat lagi dipandang sekadar sebagai kenakalan remaja karena tindakan tersebut kerap melibatkan senjata tajam dan berpotensi menimbulkan korban, baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat.
“Tawuran dapat menyebabkan korban luka hingga berpotensi merenggut nyawa. Karena itu, perlu dicegah bersama,” tegas Budhy.
Dia pun menegaskan Satpol PP Kota Jakarta Utara terus memperkuat koordinasi bersama unsur Tiga Pilar di tingkat kecamatan, khususnya pada malam hari di sejumlah lokasi yang dinilai rawan, dan terus meningkatkan kolaborasi dengan kepolisian.
Salah satu pelajar SMP 65 Dinda Zahira (15) mengaku senang dapat mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut karena memperoleh pengetahuan baru mengenai cara menjaga lingkungan dan ruang publik.
“Saya senang bisa ikut kegiatan ini karena mendapat banyak informasi dan jadi tahu harus melapor ke mana. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus digelar agar pelajar semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ungkap Dinda.
Baca juga: Polres Priok edukasi pelajar mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan
Baca juga: Pemkot Jakut edukasi pelajar tentang teknik pertanian di perkotaan
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.