Sarawak perkuat kolaborasi bisnis dengan pelaku usaha Indonesia
Malaysia dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat istimewa
Semarang (ANTARA) - Sarawak Tourism Board (STB), Malaysia, memperkuat kolaborasi bisnis dengan puluhan pelaku usaha di Indonesia melalui Sarawak Gateway to Borneo Bussiness Networking Session di Jakarta.
Direktur Pemasaran STB Wilayah ASEAN dan Domestik Gustino Basuan di Jakarta, Kamis mengatakan, pertemuan bisnis di Jakarta merupakan lanjutan dari kegiatan serupa di Surabaya, Jawa Timur.
"Di Surabaya Senin (28/9) kemarin, di Jakarta Rabu (30/9)," ujar Gustino. Puluhan pelaku usaha Indonesia dari berbagai daerah hadir di dua kegiatan tersebut, terutama agen perjalanan wisata.
Menurut Gustino, STB telah menjalin kerja sama jangka panjang dengan agen perjalanan wisata di Jakarta. "Sejak 10 tahun lalu,sejak belum ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Kuching, ibu kota Sarawak. Kalau sekarang, sudah ada penerbangan langsung setiap hari," ujar Gustino lagi.
Baik Sarawak maupun Indonesia bersama-sama saling mengenalkan potensi daerah masing-masing. "Melalui aspirasi Sarawak Gateway to Borneo, kami melihat peluang untuk Sarawak dan Indonesia saling melengkapi, dan inilah peluang untuk rekan-rekan di Jakarta menambah lebih banyak pilihan serta pengalaman kepada wisatawan," katanya.
Sarawak menawarkan sejumlah keunggulan daerah seperti pelayanan kesehatan, kuliner, pendidikan, wisata dan budaya.
Direktur Tourism Malaysia Jakarta Hairi Mohd Yakzan menambahkan, Sarawak Gateway to Borneo Bussiness Networking Session tidak sekedar mempromosikan daerah tujuan wisata, tetapi menyediakan jaringan bisnis antara pelaku usaha di Indonesia dan Malaysia khususnya Sarawak.
"Malaysia dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat istimewa, dan kita sebagai negara yang serumpun, kita berkongsi sejarah, budaya, dan kekeluargaan yang dekat," kata Hairi Mohd Yakzan.
Saat ini, penerbangan Jakarta - Kuching yang sudah dikelola oleh AirAsia setiap hari, akan bertambah dari maskapai yang lain. "Maskapai AirBorneo sedang disiapkan untuk rute langsung Jakarta - Kuching. Kalau ini direalisasikan, akan memberi lebih banyak pilihan bagi pengunjung," ujar Hairi.
Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sarawak sepanjang tahun 2025 sekitar 4,95 juta orang. Indonesia termasuk penyumbang terbesar nomor dua setelah Brunei Darussalam.
Baca juga: Sarawak suguhkan beragam destinasi wisata dan kekayaan budaya
Baca juga: STB catat lebih dari 500 ribu turis Indonesia kunjungi Sarawak
Pewarta: Teguh Imam Wibowo
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.