SAR temukan satu orang wisatawan yang terseret ombak di Pangandaran - ANTARA News Jawa Barat
Pangandaran (ANTARA) - Tim SAR gabungan menemukan seorang pemuda wisatawan asal Kabupaten Bandung dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari hilang karena terseret arus ombak di Pantai Barat, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat,Senin.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana membenarkan tim SAR gabungan sudah mengevakuasi korban bernama Mohamad Rizki (20), wisatawan asal Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Pangandaran pada Jumat (18/7) petang.
"Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan," kata Ade Dian.
Ia menuturkan korban ditemukan masyarakat sekitar pukul 04.10 WIB, kemudian melaporkan ke petugas dengan kondisi sudah meninggal dunia di sekitar area parkir Taman Sunset, tepatnya di Pos 5 atau tidak jauh dari lokasi awal korban terbawa arus ombak.
Adanya laporan itu, kata dia, Tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan, kemudian mengevakuasi dengan membawa jasad ke ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran untuk diidentifikasi sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Setelah hasil identifikasi tim medis, lanjutnya, kemudian pihak keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang sebelumnya tenggelam dan dalam pencarian tim SAR gabungan.
"Berdasarkan hasil evaluasi dan telah teridentifikasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup," katanya.
Ade berterima kasih kepada semua pihak termasuk masyarakat yang sudah terlibat dalam pencarian korban tersebut sehingga korban bisa cepat ditemukan dan diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
"Sinergi, koordinasi, dan kerja sama seluruh pihak menjadi bagian penting dalam upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban," katanya.
Sebelumnya, korban Mohamad Rizki berenang bersama dua temannya yakni Jatmiko (24) dan Riyan (18), semuanya wisatawan asal Bandung yang berenang di Pantai Barat, Jumat (17/7) sekitar pukul 16.30 WIB.
Namun sekitar pukul 18.00 WIB ketiga orang itu terbawa arus ombak, salah seorang korban Riyan berupaya menyelamatkan diri berenang menuju bibir pantai, sedangkan kedua temannya terus terbawa arus ke tengah lautan.
Salah seorang saksi nelayan setempat yang melihat kejadian itu langsung berupaya menyelamatkan korban menggunakan perahu, namun hanya satu korban yakni Jatmiko (25) yang berhasil diselamatkan, sedangkan korban satu lagi sudah tidak terlihat di permukaan laut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: SAR gabungan evakuasi wisatawan tenggelam di Pantai Pangandaran
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.