Sambangi Ciwidey, Anggota DPR Rajiv Komitmen Angkat Potensi Pertanian dan Desa
Kamis, 30 Juli 2026 - 09:56 WIB
Jakarta, VIVA – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv, kembali turun ke daerah pemilihannya untuk menyerap aspirasi warga.
Baca Juga
Kali ini, ia memanfaatkan masa reses dengan mengunjungi Desa Nengkelan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kunjungan ini merupakan langkah konkret Rajiv dalam menjembatani kebutuhan masyarakat pedesaan agar selaras dengan program pemerintah pusat, khususnya di bidang pertanian, kehutanan, serta kelautan dan perikanan yang menjadi ruang lingkup Komisi IV.
Baca Juga
Menurut Rajiv, turun langsung ke lapangan adalah momen krusial bagi seorang wakil rakyat. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi masalah secara akurat sekaligus mengawal implementasi kebijakan pemerintah.
“Bagi saya, hadir dan mendengarkan langsung adalah cara terbaik untuk merawat harapan dan mewujudkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Rajiv dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis, 29 Juli 2026.
Baca Juga
Dalam pertemuan yang berlangsung interaktif tersebut, warga Desa Nengkelan menyampaikan sejumlah aspirasi. Mulai dari upaya meningkatkan kesejahteraan para petani, pengembangan potensi lokal desa, hingga kemudahan akses terhadap program-program bantuan pemerintah.
Merespons hal tersebut, legislator dari Dapil Jawa Barat II ini memastikan bahwa setiap keluhan dan masukan warga akan menjadi amunisi utamanya dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi di Senayan. Rajiv juga mendorong agar warga bersikap proaktif dalam memanfaatkan posisinya di Komisi IV.
“Saya ingin masyarakat tidak ragu memaksimalkan kehadiran saya di DPR RI. Mari kita bersama-sama mengoptimalkan berbagai program di sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta kehutanan agar potensi desa terus berkembang dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lebih lanjut, Rajiv melihat bahwa wilayah Kabupaten Bandung, tak terkecuali Ciwidey, menyimpan kekayaan alam dan potensi ekonomi pedesaan yang luar biasa. Namun, potensi ini memerlukan sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat agar bisa "naik kelas".
Sebagai bentuk keseriusannya, Rajiv berjanji akan terus mengawal distribusi program dari kementerian terkait. Bantuan tersebut diharapkan dapat menyentuh langsung kebutuhan warga, seperti penyediaan sarana prasarana pertanian hingga program pemberdayaan ekonomi produktif.
Halaman Selanjutnya
Di akhir keterangannya, Rajiv menegaskan bahwa masa reses memiliki makna yang jauh lebih dalam bagi pergerakan pembangunan daerah, bukan sekadar rutinitas anggota dewan.