Rustic Claypot: Mesua Siram Claypot, Pilihan Comfort Food Enak di Depok
Jakarta -
Di Depok ada tempat makan mungil yang menawarkan 'comfort food' berupa mesua siram dan tomyum dalam claypot. Semua menu diracik fresh dan tersaji hangat untuk pengunjung.
Beragam tempat makan baru muncul di kota Depok, menawarkan konsep dan menu unik. Salah satu yang patut dicoba adalah Rustic Claypot di Jalan Nusantara Raya.
Banyak orang menyebut tempat makan ini 'hidden gem' karena belum banyak yang tahu, pun lokasi bangunannya agak menyempil ke dalam di deretan Jalan Nusantara. Jadi pengunjung yang baru pertama kali perlu memerhatikan dengan saksama untuk menemukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu masuk, suasana cozy dan nyaman langsung terasa. Alunan lagu genre jazz, soft pop, hingga easy listening diputar. Alhasil, melodi lembut yang terdengar membuat kami langsung merasa betah di sini.
Menyoal interiornya, Rustic Claypot punya sudut menarik seperti area mini bar yang asri dengan banyak tanaman hijau. Di sinilah pengunjung dapat mengintip proses persiapan menu.
Claypot, menu 'comfort food' yang jadi andalan
Salah satu sudut estetik untuk bersantap di Rustic Claypot. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Melihat akun Instagram @rusticclaypot, tempat makan ini terbilang belum lama berdiri yaitu sejak November 2025. Dalam bio-nya tertulis konsep utama menu mereka, 100% Halal Claypot Comfort Food.
Claypot sebenarnya bukan merujuk nama hidangan, melainkan wadah untuk menyajikan hidangan. Claypot merupakan panci atau periuk berbahan tanah liat yang populer di berbagai negara Asia, seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam,dan Korea.
Keistimewaan claypot adalah kemampuannya menyimpan dan mendistribusikan panas secara perlahan dan merata, sehingga makanan matang dengan baik dan tetap hangat lebih lama setelah diangkat dari kompor.
Di Rustic Claypot, hidangan yang tersaji dalam claypot antara lain, Mesua Siram, Mesua Dry, dan Tomyum. Selain itu, mereka juga menawarkan menu lain seperti nasi goreng dan dimsum.
| Detail Informasi (Nama Tempat Makan) | |
| Nama Tempat Makan | Rustic Claypot |
| Alamat | Jalan Nusantara Raya Nomor 186, RT.09/RW.01, Depok Jaya |
| Instagram | rusticclaypot |
| Jam Operasional | 11.00-20.30 |
| Estimasi Harga | mulai dari Rp45 ribu untuk claypot |
| Tipe Kuliner | claypot dan dimsum |
| Fasilitas |
|
Hangat nikmat Mesua Siram Claypot Sapi
Mesua Siram Claypot Sapi yang jadi favorit. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Tim detikFood (19/7) mencicipi menu favorit di sini, Mesua Siram Claypot Sapi (Rp50 ribu). Pemilik Rustic Claypot rupanya sengaja memilih misua sebagai 'bintang utama', bukan jenis mie lain.
Tekstur misoa lebih lembut dibanding mi telur yang kenyal atau bihun yang lembut. Teksturnya sangat halus, tipis, dan lumer ketika disantap hangat-hangat.
Oh ya, saat pesan, pegawai juga memberi tahu kami di awal bahwa estimasi waktu tunggu hidangan bisa mencapai 15 menit. Hal ini karena claypot dimasak di atas api kecil secara perlahan.
Proses ini memungkinkan panasnya naik perlahan, meresap ke dinding tanah liat, lalu menyebar merata ke seluruh permukaan.
Seporsi Mesua Siram Claypot Sapi tampak menggugah selera dengan kuah kental berwarna cokelat gelap. Toppingnya berupa daging sapi cincang, lembaran pakcoi, dan irisan fish cake.
Slurpp! Sesapan pertama terasa gurih 'ngaldu' yang minimalis. Ada juga jejak sedikit rasa manis dari bumbu topping daging sapi cincang. Semakin nikmat saat menyantap misuanya yang lembut. Enak diseruput.
Namun, seorang teman kami merasa rasa gurihnya sangat tipis sehingga ia berujung menambahkan garam. Ternyata Rustic Claypot sudah menyediakan garam dapur di meja, seolah mengantisipasi selera makan pengunjung yang memang ingin rasa asin lebih kuat.
Oh ya, kamu juga perlu berhati-hati saat menikmati claypot karena permukaannya sangat panas jika terkena kulit langsung. Karena itu, pihak restoran turut menyediakan handuk untuk memegang wadah.
Ekstrak kaldu hasil dimasak 8 jam
Dalam keterangan di buku menu, Rustic Claypot mengatakan kaldu mereka didapat dari ekstrak sumsum sapi dan daging sapi pilihan yang dimasak selama 8 jam. Menghasilkan rasa gurih alami tanpa tambahan penyedap.
Mereka juga memastikan kaldu sapi dan pati menyatu melalui proses emulsi yang presisi. Hasilnya, kuah claypot begitu kental alami dengan rasa yang ringan.
Tomyum Claypot yang asam menyegarkan
Tomyum Claypot yang asam segar dengan aneka topping. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Kami juga mencicipi hidangan claypot lain, Tomyum Claypot (R45 ribu) ukuran Classic (300ml). Namun sebenarnya ada juga ukuran 600 ml seharga Rp69 ribu.
Tomyum dibuat dari rempah asli dan kaldu seafood murni, tanpa bumbu sachet/instan. Toppingnya berupa udang segar, ikan dori, bakso ikan, otak-otak, crabstick, dan daun ketumbar. Oh iya, kami juga menambah telur omega (Rp7 ribu) supaya kuahnya gurih dan creamy.
Tampilan tomyum di sini benar-benar bikin ngiler! Kuahnya yang oranye kemerahan menebar aroma asam segar menggugah nafsu makan.
Kuahnya cenderung agak kental karena kami menambah telur omega, disusul jejak asam segar dan pedas yang lumayan kuat. Jika kamu kurang suka pedas, agaknya akan sedikit kewalahan.
Oh ya, soal kepekatan bumbunya memang tidak semedok tomyum yang pernah kami cicipi di restoran-restoran Thailand, tapi tetap nyaman.
Menu Nasi Goreng Rustic yang mengenyangkan
Nasi Goreng Rustic untuk pilihan mengenyangkan dengan 2 telur mata sapi. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Jika ingin menikmati hidangan nonkuah, Rustic Claypot menawarkan Nasi Goreng Rustic (Rp45 ribu) sebagai pilihan. Nasi goreng ini disajikan dengan pelengkap 2 telur mata sapi, kerupuk udang, dan sayuran seperti selada, tomat, dan mentimun.
Porsinya lumayan banyak hingga bisa dinikmati 2-3 orang. Ciri utama nasi goreng di sini ada pada ulekan rawit hijau segar, wangi daun salam, dan kemiri. Jejak rasa gurih mirip kelapa juga terasa saat kami menyantapnya.
Untuk menutup santapan, kamu bisa pesan beberapa minuman di sini. Kami memilih Pressed Orange Juice (Rp19 ribu) yang asam segar, pas untuk membilas cita rasa gurih di mulut.
Untuk Iced Tea harganya Rp12 ribu segelas. Oh ya, Rustic Claypot sebenarnya menyajikan air putih gratis untuk pengunjung.
Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke [email protected]
Halaman 2 dari 2
(adr/adr)