Rudal Timur Tepis Stigma Negatif Orang Timur Lewat Single Rutim
Liputan6.com, Jakarta - Grup komedi Rudal Timur merambah dunia musik dengan merilis single bertajuk "Rutim". Langkah ini menjadi upaya grup yang digawangi Reinold R. Lawalata, Yermia Libing, Kristianus Sodho, serta Yohanelis Pangkey, untuk menghadirkan warna baru di industri hiburan Tanah Air dengan memadukan unsur komedi dan musik.
Founder Rudal Timur, Joanna Kania, menjelaskan alasan di balik keputusan grup tersebut untuk terjun ke dunia musik. Menurutnya, kehadiran lagu "Rutim" diharapkan dapat menjadi wadah bagi para personel untuk mengeksplorasi kreativitas mereka.
"Karena kita mau menyajikan sesuatu yang berbeda. Karena biasanya orang bikin komedi ya komedi aja. Saya ingin bikin sesuatu yang fresh, ada lagunya. Mereka bisa eksplorasi kreativitas mereka. Saya lihat lagu ini bagus, jadi jingle juga," ungkap Joanna Kania saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang, Jumat (28/8/2026).
Joanna mengungkapkan bahwa kesuksesan grup komedi legendaris Warkop DKI menjadi inspirasi dalam membentuk konsep Rudal Timur. Ia melihat adanya peluang meregenerasi format grup komedi yang tidak hanya mengandalkan materi lawakan, tetapi juga memiliki karya musik.
"Aku melihat pada saat yang lalu, yang keluarin lagu untuk grup komedinya Warkop DKI. Bukan kita mau jiplak, cuma kita mau regenerasi sesuatu yang baik. Konten komedinya kuat, tapi ada lagunya. Jadi inspirasinya dari grup Warkop," jelas Joanna.
Kolaborasi dengan Mantra Timur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335380/original/024190400_1787975273-1000622571.jpg)
Perbesar
Single "Rutim" sendiri merupakan hasil kolaborasi Rudal Timur dengan komunitas anak timur bernama Mantra Timur. Joanna mengatakan bahwa pihaknya sengaja menggandeng komunitas tersebut karena memiliki kualitas musik yang dinilai mumpuni.
"Emang saya request sama komunitas anak timur, namanya Mantra Timur, mereka punya kualitas luar biasa. Saya minta, dan mereka langsung recording. Bukan projek Roro Jonggrang juga, tapi lagunya emang easy listening. Saya bilang tolong buatin yang gampang diingat, muda dinyanyikan dan diterima semua kalangan," jelas sang founder.
Bagi para personel Rudal Timur, proses rekaman menjadi pengalaman baru yang cukup menantang. Salah satunya dirasakan Yermia Libing yang selama ini lebih dikenal lewat komedi tunggal.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
"Di musik ini yang paling susah itu saya, jujur itu. Tapi di situ mulai pelajari, mereka kasih pelajaran menulis rap, dan akhirnya saya bisa," kata Yermia seraya tertawa