gop-crypto.vip

Ruben Onsu Cerita Penyesalan Selama Menikah dengan Sarwendah: Saya Gak Pernah...

Warta Ekonomi, Jakarta -

Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus menyita perhatian publik. Setelah konflik mengenai hak asuh anak, polemik nafkah, hingga persoalan rumah di kawasan Cilandak mencuat, Ruben kini mengungkap satu hal yang disebut sebagai kesalahan terbesar dalam kehidupannya saat masih berumah tangga.

Dalam tayangan di kanal YouTube Sambel Lalap, Ruben awalnya diminta menanggapi komentar warganet yang menilai dirinya bekerja terlalu keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

"Di kolom komentar juga pantas kerjanya sampai segitunya gitu. Ternyata yang dikeluarin banyak gitu seperti apa (tanggapannya)?" tanya awak media.

Ruben tak menampik anggapan tersebut. Ia mengaku harus bekerja jauh lebih keras karena tanggung jawab yang dipikul terus bertambah. Akibatnya, waktu bersama anak-anak pun banyak yang terpakai untuk bekerja.

Baca Juga: Kubu Ruben Onsu Respon Isu Lelang Rumah: Sarwendah Ngarang, Kita Bukan Orang Bodoh

"Makanya saya cuma bilang biasanya 5 piring. Tapi ini saya harus ada 15 piring. Tiba-tiba berikutnya harus ada 20 piring. Dari mana kalau nggak saya kerja ekstrem? Jadi waktu sama anak-anak pasti kemakan gitu," katanya.

Di balik kerja keras itu, Ruben mengaku menyimpan penyesalan yang hingga kini masih membekas. Menurutnya, kesalahan terbesar yang pernah dilakukan adalah tidak pernah berani menolak permintaan istri maupun anak-anak ketika kondisi keuangan sebenarnya belum benar-benar mencukupi.

"Kesalahan saya terbesar lagi adalah waktu saya tidak punya uang yang dalam arti dulu ngepas gitu, tapi ketika anak saya minta, istri saya minta ini, ini, ini, saya nggak pernah bilang nggak," ujarnya.

Ruben mengungkapkan, saat itu ia hanya memiliki satu tujuan, yakni membuat keluarganya bahagia dan tidak pernah merasa kecewa. Karena alasan itulah, ia memilih terus bekerja keras demi memenuhi semua kebutuhan yang diinginkan.

Baca Juga: Kubu Ruben Onsu Sudah Hafal, Isu Rumah Lelang Disebut Cuma Senjata Sarwendah Serang Lawan

"Jadi, itu pembelajaran buat saya tapi tujuan saya pada saat itu cuman pengin nyenengin mereka. Nggak mau mereka ngomong, nggak mau mereka kecewa gitu. Saya ingin mempermudah keinginannya gitu, anak saya gitu," ucap dia.

Namun, seiring berjalannya waktu, Ruben menyadari bahwa sikap tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ia mengaku seharusnya belajar mengatakan tidak ketika memang kondisi tidak memungkinkan.

"Tapi ternyata salah gitu, tapi waktu dulu kalau gua ngomong nggak, saya nggak tega untuk ngomong nggak ke anak gitu. Jadi saya iya-iya aja," sambungnya.

Kini, Ruben mengaku hanya bisa menjalani segala konsekuensi yang ada sambil terus berusaha memenuhi tanggung jawabnya. Di sisi lain, ia merasa lebih lega karena akhirnya dapat mengungkapkan keresahan yang selama ini dipendam di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Sarwendah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri