gop-crypto.vip

Rosan: Investasi Hilirisasi Tembus Rp206,5 Triliun, Industri Mulai Bergerak ke Luar Jawa

AKURAT.CO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mendorong pemanfaatan nikel dalam negeri sebagai baterai motor listrik nasional atau Molinas.

CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, pengembangan Molinas dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan perusahaan nasional.

Rosan menyebut, kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperkuat kemandirian industri sekaligus memastikan rantai pasok motor listrik dapat dibangun dari dalam negeri.

Baca Juga: BNI Catat Fundamental Bisnis Kokoh di Bawah Danantara, Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset

“Molinas ini adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, badan usaha milik negara, dan juga pengusaha nasional, perusahaan nasional dalam rangka kita meningkatkan peran dari kemandirian kita,” kata Rosan dalam peluncuran motor listrik nasional melalui siaran langsung dari youtube Sekretariat Presiden, Kamis (13/8/2026).

Rosan menilai, Indonesia memiliki sejumlah modal utama untuk membangun industri motor listrik, terutama dari sisi bahan baku baterai.

Salah satunya adalah cadangan nikel yang menjadi salah satu material penting dalam pengembangan ekosistem baterai.

“Kalau kita lihat Bapak Presiden, ingrediennya atau resepinya kita untuk motor listrik nasional ini semuanya ada di kita,” ujarnya.

Rosan mengatakan, Danantara akan mendorong pemanfaatan nikel domestik untuk mendukung kebutuhan baterai motor listrik.

Proses tersebut diharapkan tidak berhenti pada penambangan, tetapi dilanjutkan melalui hilirisasi hingga menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.

“Kita lihat baterai untuk listrik nasional ini kita akan dorong secara penuh untuk menggunakan nikel base. Karena nikel kita katakan bersama 46% reserve nikel di dunia itu ada di Indonesia,” tutur Rosan.

Selain itu, Rosan mengungkapkan, Indonesia telah memiliki teknologi dan kemampuan untuk mengembangkan rantai industri tersebut.

Baca Juga: Danantara Bidik Saham BEI, Porsi Kepemilikan Masih Dibahas

Nikel domestik dapat diolah menjadi bahan untuk sel baterai hingga battery pack yang kemudian digunakan dalam produksi motor listrik nasional.

Dengan penguasaan bahan baku dan teknologi tersebut, Rosan optimistis motor listrik buatan dalam negeri dapat diproduksi dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memiliki kualitas yang mampu bersaing.

“Kita mempunyai kemampuan sehingga karya anak bangsa ini bisa berkembang, Molinas ini bisa terjangkau, berkualitas apalagi kita bisa menjalankan hiririsasi dari nikel ini menjadi sel battery, battery pack sehingga bisa digunakan dalam produksi Molinas ke depannya,” pungkasnya.