gop-crypto.vip

Roger Waters Kecam Sikap Apatis Pentolan Metallica James Hetfield

CNN Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 19:13 WIB

Mantan basis sekaligus vokalis Pink Floyd, Roger Waters, kritik tajam James Hetfield Metallica yang memilih apatis terhadap persoalan politik dan kemanusiaan.
Mantan basis sekaligus vokalis Pink Floyd, Roger Waters, kritik tajam James Hetfield Metallica yang memilih apatis politik. (AFP/Anna Kurth)

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan basis sekaligus vokalis Pink Floyd, Roger Waters, melontarkan kritik-kritik tajam kepada pentolan Metallica, James Hetfield.

Semprotan itu merupakan imbas dari ucapan Hetfield di panggung The Sphere pada Sabtu (10/10) mengenai penggemar tidak akan pernah mendengar komentar terkait politik dalam konser-konser Metallica.

Melansir dari episode terbaru siniar The Katie Halper Show pada awal pekan ini, seperti diberitakan Louder Sound Waters hadir sebagai bintang tamu untuk membahas isu tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia cuma menunjukkan bahwa dia benar-benar brengsek," cecar Waters.

"IQ-nya sekitar tiga, dan kenapa kita membicarakan dia, saya bahkan tidak tahu, karena dia bukan siapa-siapa. Dia mungkin punya beberapa ratus juta dolar atau apalah, tapi dia brengsek."

[Gambas:Video CNN]

Tak hanya menyerang secara personal, Waters bahkan melabeli Hetfield sebagai "bukan musisi" dan mengkritik keras keterampilannya.

"Saya dengar mereka memainkan instrumen akustik dan itu sangat mengerikan," tutur Waters.

Padahal, majalah Rolling Stone pada 2023 justru menobatkan Fade To Black, lagu di mana Hetfield memetik gitar akustik tersebut sebagai lagu metal terbaik ke-35 sepanjang masa.

Komentar pedas Waters ini menjadi respons atas sikap Hetfield enggan bersuara soal isu politik di atas panggung The Sphere, Las Vegas, pada Sabtu (10/10) lalu.

Dalam penampilannya tersebut, Hetfield menegaskan bahwa bandnya tidak ingin memengaruhi penonton dengan pernyataan politik.

"Metallica di sini bukan untuk, seperti beberapa penghibur lainnya, memengaruhi kalian dengan omong kosong mereka," tegas Hetfield saat itu.

"Agenda Metallica adalah cinta, energi, heavy music baby!"

Meski tak menyebut nama atau mengaitkannya kepada satu perkara secara gamblang, komentar itu memicu reaksi karena berdekatan dengan Macklemore yang dikeluarkan dari tur Ed Sheeran akibat menyerukan "Free Palestine."

[Gambas:Youtube]

Sikap apatis Hetfield terhadap urusan politik sejatinya bukan hal baru. Siniar The Katie Halper Show turut membeberkan sejumlah rekam jejaknya, termasuk Hetfield mengaku muak dengan politik saat wawancara di konser amal Live Earth 2007.

Ia juga mengungkapkan keengganan dikaitkan dengan sikap politik tertentu saat lagu Metallica dipakai militer AS untuk menyiksa tahanan Irak pada 2008, meski karya lawas mereka, seperti Disposable Heroes (1986) dan ...And Justice For All (1988) sesungguhnya sarat akan lirik politis.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Metallica belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi ucapan Hetfield maupun serangan balik dari Waters.

Band metal raksasa tersebut dijadwalkan kembali manggung The Sphere pada Kamis (15/10) malam waktu setempat, dan melanjutkan masa residensi mereka di sana hingga Maret 2027.

(chri)