gop-crypto.vip

Riset tiga kampus ciptakan inovasi pangan sehat melinjo untuk UMKM

Jakarta (ANTARA) - Tiga perguruan tinggi di Jakarta menciptakan inovasi pangan sehat berbahan dasar melinjo yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk serta daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air.

​“Berdasarkan analisis kandungan melinjo terbukti kaya akan senyawa aktif gnetisin dan gnetana yang memiliki khasiat tinggi sebagai antioksidan alami,” kata peneliti dan inventor utama Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr Endang Rudiatin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Delapan khasiat kulit melinjo untuk kesehatan tubuh

​Endang mengatakan konsumsi olahan melinjo yang tepat dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu meningkatkan kesehatan tubuh serta berperan dalam pencegahan diabetes dan obesitas.

​Formulasi hasil riset kolaborasi tersebut telah diuji coba pada segmen wirausaha mahasiswa dan pelaku usaha kecil dalam bentuk biskuit sehat.

​Produk olahan itu dirancang memiliki masa simpan lebih panjang tanpa mengabaikan standar nutrisi untuk meningkatkan nilai jual produk lokal.

​Kolaborasi lintas perguruan tinggi yang melibatkan UMJ, Universitas Pancasila (UP), dan Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) ini merupakan bagian dari hilirisasi riset terapan.

​Karya inovasi tersebut dipamerkan dalam Gelar Riset Hasil Inovasi Pendidikan Jarak Jauh Universitas Terbuka (Galeri PJJ-UT) 2026 bertema Beyond Innovation: Riset Berkualitas, Dampak Meluas.

​Riset ini telah menghasilkan sejumlah produk hilirisasi yang memperoleh pelindungan hukum melalui Paten Granted, desain industri, dan Hak Cipta (HKI).

Baca juga: Deperin Tetapkan Emping Melinjo Makanan Khas Pandeglang

Baca juga: Tak hanya enak, daun melinjo punya segudang manfaat sehat bagi tubuh

​Dari sisi produksi, pakar teknik mesin Universitas Pancasila Prof Dr Dwi Rahmalina dan Dr Agri Suwandi mengembangkan mesin penepung khusus untuk mendukung pengolahan bahan baku.

​Mesin yang telah mendapatkan paten desain industri tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengolahan bahan baku menjadi tepung halus berkualitas tinggi sekaligus menjaga kandungan senyawa aktif.

​Sementara itu, Dr Zalzulifa dari Polimedia berperan dalam penguatan pemasaran melalui pendampingan pembuatan konten kreatif, strategi science-based branding, dan pemanfaatan platform digital.

​Sinergi tiga kampus ini diarahkan untuk menjadikan melinjo sebagai sumber pendapatan baru bernilai tambah bagi UMKM pangan nasional.

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.