Respons Man City setelah Dinyatakan Bersalah oleh Premier League
Jakarta, CNN Indonesia --
Manchester City mengeluarkan pernyataan setelah dinyatakan bersalah melanggar peraturan keuangan Premier League.
Pihak Premier League secara resmi merilis keputusan soal pelanggaran aturan keuangan yang dilakukan Man City pada Selasa (29/9).
Merespons kata-kata dari penyelenggara liga, kubu The Citizens pun mengeluarkan komentar termasuk membela diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
- Resmi: Premier League Pastikan Man City Bersalah
- Klasemen Asian Games Rabu Pagi 30 September: Indonesia 30 Medali
"Manchester City FC kecewa dan terkejut dengan opini dari Komisi Premier League yang dipublikasikan hari ini."
"Klub tidak bersalah atas tuduhan yang dibuat Premier League dan ada bukti yang tidak terbantahkan guna mendukung semuanya dalam kasus ini. Oleh karena itu, Klub akan terus dan proaktif di semua forum regulasi dan hukum yang sesuai," tulis pernyataan Man City.
Kubu Manchester Biru menegaskan bakal menempuh jalur banding setelah dinyatakan bersalah.
"Proses masih berlangsung dan beberapa elemen penting belum selesai. Manchester City FC sekarang menempuh jalur banding yang ada, dengan alasan bahwa opini tersebut mengandung kesalahan material yang jelas, baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta, dan tidak aman," kata pihak klub kolektor gelar Premier League itu.
Sebelumnya pihak Premier League, yang telah melakukan investigasi sejak 2018, menyatakan Man City bersalah atas semua tuduhan terkait pelanggaran serius terhadap peraturan keuangan Premier League selama periode sembilan musim sejak 2009/2010 hingga 2017/2018.
Pelanggaran Man City soal peraturan keuangan yang dijabarkan Premier League adalah mengenai kontrak palsu dengan mitra-mitra komersial, perjanjian palsu dengan pihak lain, pemberian laporan keuangan yang tidak benar, dan melanggar batasan pengeluaran.
"Ini merinci bagaimana klub secara sistematis melanggar aturan Premier League selama hampir satu dekade," kata Kepala Eksekutif Premier League, Richard Masters, dilansir dari situs resmi Premier League.
"Ini juga membenarkan keputusan Premier League untuk melanjutkan kasus ini terhadap Manchester City. Meskipun prosesnya panjang dan sulit, Premier League tetap bertekad untuk menetapkan fakta secara independen," ucapnya melanjutkan.
Kendati sudah ada keterangan resmi dari Premier League soal kesalahan Man City, belum ada keterangan soal sanksi yang akan dijatuhkan kepada klub yang kini dimiliki City Football Group Limited tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(nva/nva)